12 Cara Menjaga Kesehatan Mata Dengan Mudah Dan Tepat

Kemampuan penglihatan yang baik sangat penting untuk menjalani kehidupan sehari-hari, namun banyak yang sering mengabaikan merawat matanya. Setiap orang seharusnya secara reguler melakukan pemeriksaan, terlepas apakah ada gangguan mata atau tidak. Di Inggris, jutaan orang mengeluhkan mata kering, penglihatan memburuk dan ketidaknyamanan lainnya, namun hanya 22,4 persen yang melakukan pemeriksaan rutin.

Melewatkan pemeriksaan mata Anda membuka risiko penyakit mata tidak bisa dideteksi sejak dini. Untuk membantu Anda, ada cara menjaga kesehatan mata secara sederhana yang dapat Anda lakukan, yaitu antara lain:

1. Ketahui Riwayat Kesehatan

Beritahukan pada dokter riwayat kesehatan Anda dan keluarga. Dengan informasi itu, dokter akan mampu menganalisa kondisi medis mata Anda. Pasien seringkali tidak menyadari bahwa ada hubungan antara penyakit di dalam tubuh dengan kondisi mata.

Menyadari riwayat keluarga Anda juga sangat penting dalam memahami kesehatan tubuh Anda secara jangka panjang, termasuk dalam soal kesehatan mata. Jika Anda mengetahui di dalam keluarga Anda ada yang pernah menderita penyakit mata, maka Anda dapat mengambil langkah dini untuk mencegah penyakit mata dan tidak membuatnya menjadi buruk di masa depan.

Tahukah Anda bahwa hampir sepertiga orang di dunia tidak menyadari adanya riwayat penyakit glaucoma yang diwariskan turun-temuran dalam keluarga mereka. Anda perlu memeriksa apakah di dalam keluarga Anda ada riwayat diabetes tipe 2, astigmatisma, miopi serta degenerasi macula — penyakit yang paling banyak menjadi penyebab kebutaan.

2. Jaga Berat Badan

Kelebihan berat badan dapat berpengaruh terhadap kesehatan mata. Kondisi mata menjadi tidak nyaman. Mata adalah satu-satunya bagian tubuh di mana saraf dapat terlihat telanjang dan arteri bisa terlihat tanpa memotong kulit. Dengan melihat mata, kita dapat mengetahui gejala penyakit kardiovaskular dan diabetes yang semuanya disebabkan oleh berat badan. Penyakit lain yang dikaitkan dengan berat badan di antaranya katarak dan penyakit tiroid mata.

3. Konsumsi Makanan yang Menyehatkan Mata

Makanan sehat sangat penting bagi kesehatan mata. Makanan kaya lutein yang terdapat dalam sayuran hijau seperti kangkung dianggap membantu mencegah munculnya katarak. Di dalam sayuran hijau juga terkandung zeaxanthin yang menurunkan resiko degenerasi makula dan katarak. Konsumsi makanan kaya akan Omega-3 diyakini membantu mengurangi kecenderungan mata kering dan mempertahankan kesehatan mata hingga usia tua. Ikan berminyak seperti makarel, tuna dan salmon adalah sumber makanan terbaik yang kaya akan Omega-3. Seng (zinc) dapat membantu mempertajam penglihatan. Mineral ini dapat ditemukan di dalam makanan seperti keju, susu dan unggas.

Wortel dan buah-buahan berwarna orange lainnya seperti labu disebut-sebut adalah makanan terbaik untuk mata karena mengandung beta-caroten, salah satu jenis dari vitamin A yang menjaga fungsi retina. Buah-buahan kaya vitamin C seperti jeruk dan berbagai jenis buah berry menurunkan risiko penyakit degenerasi makula dan katarak.

4. Jadilah Pribadi yang Aktif

Sering-sering berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan mata sekaligus melawan penyakit jantung dan diabetes. Penelitian menunjukkan hubungan antara gaya hidup dengan peningkatan resiko terkena glukoma. Penelitian di Universitas Wiscounsin, mengungkapkan orang yang berolahraga secara teratur mengurangi risiko sebanyak 70 persen dalam mengembangkan penyakit mata degeneratif seperti degenerasi makula.

5. Jangan Terlalu Banyak Minum Alkohol

Mengurangi minuman beralkohol sebenarnya dapat menjaga kesehatan secara keseluruhan. Tiga faktor utama penyebab kerusakan mata adalah pola makan yang buruk, merokok dan penyalahgunaan alkohol. Hal ini dapat mengakibatkan kelumpuhan optik, sehingga penglihatan terganggu dan sel-sel saraf optik rusak. Kerusakan ini membuat warna mata berubah sebagai gejalanya. Disarankan kepada pria untuk tidak mengonsumsi lebih dari 21 sloki alkohol per minggu dan tidak lebih dari 4 sloki per hari. Asupan alkohol yang direkomendasikan buat wanita adalah tidak lebih dari 14 sloki per minggu atau 3 sloki dalam satu hari.

6. Hati-Hati terhadap Paparan Sinar Matahari

Paparan sinar ultraviolet (UV) dalam waktu yang lama dapat merusak mata dan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan pembakaran retina dan bahkan kebutaan. Sangat penting untuk mengenakan sunglass sehari-hari terutama pada jam 10.00-14.00 di mana sinar ultraviolet berada pada paparan tertinggi. Bahkan pada cuaca bersalju, sinar ultraviolet bisa terpancar sebanyak 80 persen. Paparan UV tidak berhubungan dengan cuaca panas atau tidak. Jika Anda mencari kacamata di pasaran, carilah yang menggunakan standar kesehatan nasional maupun internasional.

7. Pastikan Asuransi Kesehatan Anda Menjamin Kesehatan Mata

Kita menghabiskan banyak waktu di tempat kerja dengan banyak pula mengabaikan kesehatan mata. Jika Anda bekerja di depan komputer, pastikan Anda melengkapi komputer dengan anti radiasi, bahkan Anda juga perlu mengenakan kaca mata dan memastikan posisi mata dari komputer adalah 20-24 inci. Jika sudah 20 menit, Anda bisa meregangkan mata dengan melihat ke tempat lain selama 20 detik. Sangat penting bagi Anda untuk bekerja perusahaan yang memberikan fasilitas pemeriksaan mata secara berkala.

8. Jaga Jarak Mata dari Layar Televisi

Bermain video game dan menonton televisi di rumah adalah saat-saat santai bagi Anda bersama keluarga. Namun, jangan terlalu dekat dari layar komputer. Jika Anda mengalami penglihatan kabur, penglihatan berbayang, sakit kepala atau leher tegang, maka itu adalah sinyal untuk mengistirahatkan mata Anda.

9. Perhatikan Usia Anda

Semakin menua usia Anda, maka penglihatan pun semakin menurun. Anda memerlukan bantuan kacamata untuk melakukan aktivitas sehari seperti membaca dan menonton televisi. Para ahli merekomendasikan untuk memeriksa mata setiap dua tahun sekali jika usia telah mencapai 40 tahun sebagai deteksi dini.

10. Perhatikan Ruangan Anda

Pengatur suhu ruangan seperti air conditioner (AC) maupun pemanas ruangan dapat membuat mata menjadi lebih kering. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, maka berhati-hatilah karena bulu maupun apa yang mereka bawa dari luar rumah yang ditinggalkan di sofa, kursi dan perabot lainnya, dapat menyebabkan peradangan mata. Pastikan hewan peliharaan Anda selalu bersih.

11. Minum Kafein Jangan Terlalu Banyak

Minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat melindungi mata dari kekeringan karena kafein membantu memproduksi air mata yang menjaga mata tetap lembab. Namun, perlu diingat lebih dari dua porsi kafein sehari justru dapat menguras air mata dan menyebabkan kering pada mata.

12. Istirahat yang Cukup

Tidur yang cukup membantu mata beristirahat dan mengurangi ketegangan. Tidur yang baik adalah tidur selama 7-8 jam sehari dan dilakukan dari jam 10 malam hingga jam 6 pagi. Pada jam-jam itu, tubuh tidak saja beristirahat, tetapi juga memulihkan diri dan membersihkan organ-organ tubuh termasuk mata.

Demikian 12 cara menjaga kesehatan mata yang bisa Anda praktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Pastikan untuk lebih sensitif terhadap kondisi mata Anda. Periksakan mata Anda secara berkala ke dokter.

13 Cara Mengobati Usus Buntu Dengan Bahan Alami Herbal

Penyakit usus buntu atau bahasa kedokterannya apendisitis adalah peradangan atau pembengkakan apendiks. Usus buntu sendiri adalah organ yang berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung langsung pada usus besar dan terletak di perut sebelah kanan bagian bawah.

Ketika seseorang dinyatakan menderita usus buntu, maka kondisi usus dalam keadaan terinfeksi, radang dan tersumbat Hingga saat ini, alasan kenapa tubuh manusia memiliki usus buntu masih belum dapat diketahui.

Pengangkatan usus buntu sebenarnya tidak memengaruhi kondisi kesehatan. Namun penyakit usus buntu atau apendisitis berpotensi memicu komplikasi yang serius.

Penyakit usus buntu atau bahasa kedokterannya apendisitis merupakan penyakit umum yang bisa menyerang siapa saja. Golongan yang paling sering mengalami kondisi ini berusia 10 sampai 30 tahun.

Penyebab Timbulnya Penyakit Usus Buntu

Penyebab timbulnya penyakit ini belum diketahui secara pasti, sehingga pencegahannya pun belum diketahui. Kemungkinan besar apendisitis diperkirakan terjadi akibat tersumbatnya saluran usus sebelum menuju usus buntu oleh:

  • Tinja.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening dalam dinding usus. Penyumbatan tersebut akan menyebabkan terjadinya inflamasi dan pembengkakan. Tekanan akibat pembengkakan akan memicu pecahnya usus buntu.

Gejala Penyakit Usus Buntu

Rasa sakit karena usus buntu biasanya dirasakan penderitanya dari pusar hingga perut bagian bawah. Sakit yang dirasakan sifatnya datang dan pergi juga sangat terasa apabila melakukan aktifitas lain seperti batuk, bersin, bernafas dan berjalan. Selain rasa sakit tersebut, gejala yang lain adalah:

  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Demam ringan
  • Diare selama beberapa hari
  • Rasa sakit ketika buang air kecil
  • Jumlah air seni yang mendadak lebih banyak dari biasanya
  • Perut kembung
  • Tidak bisa buang gas.

Pengobatan Medis Usus Buntu

Langkah pengobatan utama dan selalu direkomendasikan dokter untuk penyakit usus buntu adalah melalui prosedur operasi pengangkatan usus buntu atau istilah medisnya apendektomi. Usus buntu tidak memiliki fungsi yang penting bagi tubuh manusia dan pengangkatannya tidak akan menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Menjalani operasi akan jauh lebih aman daripada menunggu hasil konfirmasi adanya peradangan usus buntu. Semakin lama menunggu, risiko pecahnya usus buntu akan semakin meningkat. Sama seperti semua operasi, apendektomi tetap memiliki risiko seperti munculnya infeksi pada luka operasi serta pendarahan. Tetapi, operasi ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan jarang menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Pada masa ini sedang dikembangkan pengobatan penyakit usus buntu tanpa melalui operasi yaitu dengan konsumsi antibiotik. Namun penggunaan antibiotik masih harus diteliti lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya secara jangka panjang.

Cara Mengobati Usus Buntu Secara Alami

Pengobatan usus buntu jika sudah mengalami gejala sakit perut yang hebat hanya bisa dilakukan melalui operasi dan konsumsi antibiotik. Jika sudah terdeteksi di tahap awal belum mencapai taraf parah, ada banyak cara untuk meredakan sakit usus buntu yaitu sebagai berikut:

1. Bawang

Bawang sebagai obat yang cukup efektif untuk meredakan usus buntu. Bawang juga membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi di usus.

➡ Baca Juga Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat

2. Timun dan buah bit.

Timun dan buah bit dapat mengurangi rasa sakit akibat usus buntu. Caranya yaitu konsumsi 300ml kombinasi jus wortel dan buah bit sehari dua kali. Kombinasi jus ini bermanfaat untuk kesehatan usus buntu

3. Kompres dengan kain

Untuk meredakan rasa sakit yang menyerang akibat usus buntu, letakkan kain yang lembab di atas perut sebagai pengompres.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Kaki Keseleo

4. Air putih

Minum air putih dalam jumlah yang cukup untuk kesehatan usus Anda. Konsumsi air putih yang cukup dapat memperlancar pencernaan.

5. Konsumsi gandum

Konsumsi gandum terutama gandum utuh sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Hal ini tentu akan membantu mengurangi infeksi apendik.

6. Daun kemangi

Daun kemangi bisa dikonsumsi untuk penderita usus buntu. Jika penderita usus buntu telah sembuh dari demam, baik untuk mengkonsumsi rebusan daun kemangi.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

7. Jahe dan pala

campuran jahe dan pala dapat dikonsumsi untuk meredakan rasa sakit akibat pembengkakan usus buntu. Jika rasa mual terus menerus datang konsumsi jahe sebagai pilihan. Olah jahe menjadi minuman hangat atau kunyah potongan kecil jahe.

8. Teh Fenugreek

Cegah penyakit usus buntu dengan konsumsi teh dari fenugreek secara teratur. Konsumsi teh fenigreek untuk mencegah akumulasi kotoran yang ada di usus dan lendir berlebih.

9. Susu

Susu baik untuk kesehatan. Selain itu, untuk mencegah pertumbuhan bakteri jahat di usus bisa dengan mengkonsumsi susu setiap hari. Ini berarti juga mengurangi risiko serta rasa sakit akibat usus buntu.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik Secara Alami

10. Teh Ginseng

The ginseng juga bisa dianjurkan dikonsumsi penderita usus buntu. Anda bisa mengonsumsi teh gingseng sehari dua kali untuk membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan di usus besar.

11. Konsumsi makanan berserat

Untuk menghindari konstipasi yang menyebabkan peradangan usus buntu, selalu tambahkan serat yang berasal dari buah segar maupun sayuran. Ini akan menghindarkan Anda dari usus buntu sekaligus mengurangi rasa sakit akibat apendik.

12. Madu dan jeruk lemon

Bagi Anda yang sudah didiagnosa terkena usus buntu maka disarankan untuk mengonsumsi madu dan jeruk lemon. Mengonsumsi madu dan jeruk lemon setiap hari akan mampu menjaga kelancaran sistem pencernaan sehingga apendik tidak semakin terinfeksi.

13. Daun mint

Daun mint membantu meredakan rasa sakit karena usus buntu. Setiap 3-4 jam sekali konsumsi air putih dengan ditambahkan 2-3 tetes mint essence.

Penyakit usus buntu dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh. Anda dapat mencoba langkah-langkah tersebut untuk meredakan gejala sakit dan pembengkakan usus. Jika memang langkah di atas tidak dapat membantu dan rasa sakit yang semakin parah, jangan ragu untuk mengunjungi dokter agar segera melakukan operasi sesuai saran dokter.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Luka Bakar

Komplikasi Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu yang tidak segera diobati berisiko untuk pecah dan berakibat fatal. Segera hubungi rumah sakit, jika sakit perut Anda mendadak makin parah dan menyebar ke seluruh perut. Hal ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat memicu sejumlah komplikasi seperti:

Ini adalah peradangan peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding perut bagian dalam dan organ-organ yang ada di dalam rongga perut. Peradangan ini disebabkan oleh bakteri dari dalam usus buntu yang pecah.

Abses yaitu kantong kumpulan nanah yang terasa sakit. Komplikasi ini muncul sebagai usaha alami dari tubuh untuk mengatasi infeksi akibat usus buntu yang pecah.

Demikian sekilas informasi terkait dengan usus buntu dan cara pengobatannya dengan bahan alami. Semoga informasi ini membantu Anda untuk lebih mengenal dan memahami usus buntu agar Anda bisa menanganinya secara cepat dan tidak terlambat. Semoga informasi ini bermafaat bagi Anda semua.

4 Cara Membuat Masker Alpukat Untuk Kecantikan Wajah

Masker alpukat yang dibuat dari buah alpukat secara alami merupakan salah satu masker yang sudah cukup teruji dapat merevitalisasi kulit serta menutrisi kulit sehingga lebih lembab dan cerah. Buah alpukat memang memiliki berbagai kandungan nutrisi yang dibutuhkan kulit, seperti zat besi, kalsium, kalium, zat mineral tembaga, magnesium, citamin A, B, E dan K, serta lemak tak jenuh yang sangat baik untuk kulit.

Masker alpukat yang dibuat sendiri di rumah setidaknya lebih aman. Selain itu juga memiliki manfaat sebagai berikut:

Manfaat Membuat Masker Alpukat Sendiri

  • Bebas dari zat kimia sintetis yang banyak ditemukan pada masker yang dijual secara komersial, sehingga lebih aman untuk kulit yang sensitif serta tidak berbahaya digunakan pada kulit yang menderita alergi tertentu.
  • Sangat baik untuk wanita yang memiliki masalah jerawat yang tak kunjung hilang dibasmi, atau wanita yang memiliki kulit kering dan sensitif, karena kandungan alami dalam alpukat dapat membantu membuat kulit lebih sehat.
  • Masker alpukat dapat menembus bagian kulit terdalam untuk meningkatkan elastisitas kulit, terutama untuk Anda yang memiliki kulit kering.
  • Masker alpukat dapat mengurangi efek penuaan dini di wajah seperti kerutan-kerutan halus dengan kandungan antioksidannya yang dapat melawan radikal bebas penyebab tanda-tanda penuaan dini.
  • Sangat murah dan higienis, mudah didapatkan di Indonesia, serta tidak sulit mengolahnya menjadi masker karena teksturnya yang tidak terlalu padat atau cair.

Cara Membuat Masker Alpukat

Dengan berbagai manfaat masker alpukat tersebut, tentunya Anda yang memiliki kulit kering atau mulai menunjukkan kerutan-kerutan halus tertarik bukan untuk membuat masker alpukat sendiri di rumah? Ingin tahu caranya? Simak 4 macam cara membuat masker alpukat berikut ini:

1. Alpukat + Madu

Salah satu cara paling mudah untuk membuat masker alpukat yaitu dengan menambahkan satu bahan komposisi, yaitu madu. Madu juga memiliki kandungan yang dapat melembabkan kulit, sehingga masker yang dibuat dari campuran alpukat dan madu ini sangat cocok untuk diaplikasikan pada wanita yang memiliki kulit kering. Campuran ini juga sangat baik untuk mengatasi kerutan-kerutan pada kulit. Untuk membuat masker alpukat madu, lakukan langkah-langkah berikut:

Caranya:

  • Pilih buah alpukat yang sudah matang dan dagingnya lunak, ambil dagingnya dan buang biji serta kulitnya.
  • Hancurkan daging alpukat dengan menumbuknya, atau menggunakan blender, hingga bentuknya seperti krim yang lembut.
  • Tambahkan 1 sdm madu, kemudian aduk-aduk hingga madu tersebar merata pada krim alpukat. Masker siap digunakan.
  • Aplikasikan pada wajah selama 10-15 menit.
  • Bilas wajah dengan air hangat dan keringkan dengan handuk yang halus dengan cara ditepuk-tepuk.

Masker alpukat campur madu ini akan membuat kulit Anda semakin bersinar, tidak lengket, bahkan aman pula untuk dimakan.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

2. Alpukat + Oatmeal

Alpukat yang dicampurkan dengan oatmeal dapat berperan penting untuk melembabkan wajah dan memperbaiki sel-sel kulit yang rusak akibat serangan radikal bebas. Untuk membuat masker alpukat dan oatmeal, lakukan langkah-langkah berikut :

Caranya:

  • Belah satu buah alpukat menjadi 2 bagian, ambil daging setengah alpukat. Simpan sisanya untuk pemakaian berikutnya.
  • Takar setengah gelas oatmeal kemudian masak terlebih dahulu sesuai instruksi yang diberikan kemasan. Oatmeal perlu dimasak sehingga lebih lembut untuk dijadikan masker.
  • Campurkan oatmeal dan alpukat, kemudian aduk hingga terbentuk pasta yang halus dan cukup kokoh untuk dijadikan masker. Setelah halus, masker siap digunakan.
  • Aplikasikan pada wajah selama 10-15 menit hingga masker mengering.
  • Setelah kering, bilas dengan air hangat dan keringkan dengan cara ditepuk-tepuk dengan handuk yang halus khusus wajah.

➡ Baca Juga Cara Membuat Lulur Alami

3. Alpukat + Yogurt

Jika Anda ingin memompakan zat pelembap alami untuk kulit wajah, maka campuran masker alpukat dan yogurt ini dapat menjadi salah satu solusinya. Yogurt berperan sangat baik pula untuk mengatasi kulit wajah yang berjerawat, dengan kandungan asam laktat di dalamnya yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Gunakan plain yogurt yang sedikit asam, karena dapat menyeimbangkan pH kulit pula. Untuk membuat masker alpukat + yogurt, ikuti tahap-tahap di bawah ini:

Caranya yaitu:

  • Gunakan seperempat buah alpukat saja, ambil dagingnya dan haluskan hingga tidak ada gumpalan dagingnya lagi.
  • Tambahkan 1 sdt yogurt plain organik dan setengah sdt madu. Aduk hingga merata dan membentuk pasta yang cukup konsisten untuk dioleskan pada wajah.
  • Aplikasikan pada wajah selama 10-15 menit hingga mengering.
  • Bilas dengan air hangat, kemudian keringkan wajah dengan handuk lembut.

Jika Anda merasa kulit Anda cukup berminyak, masker campuran alpukat dan yogurt juga dapat digunakan, namun pastikan Anda memilih yogurt dengan kadar lemak rendah (low fat).

➡ Baca Juga Cara Membuat Lip Scrub Sendiri

4. Alpukat + Pisang + Telur

Selain dengan madu, yogurt, dan oatmeal, Anda bisa pula menggabungkan alpukat dengan pisang dan telur untuk kulit yang lebih bersinar. Telur mengandung protein yang dapat membantu mengencangkan kulit wajah. Ikuti tahapannya sebagai berikut:

Caranya yaitu:

  • Gunakan setengah buah daging alpukat, setengah buah pisang yang sudah matang, dan satu buah kuning telur.
  • Haluskan semua bahan menjadi satu hingga merata serta membentuk pasta yang dapat diaplikasikan ke wajah.
  • Oleskan masker ke wajah selama 10-15 menit.
  • Bilas dengan air hangat setelahnya, keringkan dan rasakan perubahan pada kulit wajah.

Cukup mudah bukan untuk membuat masker alpukat yang bisa digabungkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah? Jika ingin lebih maksimal lagi, cobalah menyimpan terlebih dahulu adonan masker di kulkas selama beberapa menit untuk hasil yang lebih menyegarkan.

Bersihkan terlebih dahulu kulit wajah dengan air hangat sebelum mengaplikasikan masker ke wajah, sehingga efeknya bisa terasa hingga bagian kulit terdalam. Semoga bermanfaat untuk kulit yang lebih sehat!

6 Cara Membersihkan Telinga Dengan Benar Dan Aman

Lubang telinga merupakan organ yang cukup penting. Jika tidak rajin dibersihkan, akan menumpuk kotoran di dalamnya yang umumnya berbentuk gumpalan-gumpalan lunak.

Kotoran telinga yang berupa gumpalan lunak tersebut sebetulnya cukup baik, karena berfungsi untuk melindungi daun telinga dan gendang telinga dari debu yang masuk, mencegah air memasuki telinga, serta serangga masuk ke dalam telinga. Lapisan lilin pada telinga dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

Penyebab Lapisan Lilin Di Telinga

  • Penggunaan earplug atau alat bantu untuk mendengar yang ditempelkan ke telinga. Pengguna earplug berisiko memiliki kotoran telinga 2 kali lebih banyak dibanding yang tidak.
  • Gen turunan yang membuat seseorang memiliki terlalu banyak rambut halus di saluran telinga.
  • Sebelumnya pernah menderita infeksi telinga atau tersumbat saluran telinga akibat kotoran telinga yang menumpuk.
  • Sering berenang, sehingga produksi kotoran meningkat untuk menghalangi air masuk.
  • Usia yang tidak muda lagi. Semakin lanjut usia seseorang, semakin kering tekstur telinganya, dan risiko terhadap penyumbatan telinga meningkat.

Jika belum menumpuk dan dalam jumlah yang tidak pas, lapisan lunak pada telinga sebetulnya bermanfaat bagi manusia. Namun jika sudah menumpuk dan mulai mengganggu pendengaran, sebaiknya seseorang mulai membersihkan telinganya sehingga tidak terjadi gangguan pendengaran atau penyakit yang lebih parah.

Cara Membersihkan Telinga Yang Aman

Membersihkan telinga tentunya juga membutuhkan pengetahuan, karena jika salah dapat membuat telinga iritasi atau merusak saluran menuju gendang telinga. Untuk mengatasi masala kotoran di telinga, cobalah beberapa cara membersihkan telinga berikut ini.

1. Jangan Menggunakan Cotton Bud

Selama ini orangtua kita selalu menyuruh anak-anaknya untuk membersihkan telinga menggunakan cotton bud. Padahal, sebetulnya dalam dunia medis hal ini kurang dianjurkan. Membersihkan telinga dengan cutton bud dapat berisiko merusak saluran jika terlalu dalam mengorek telinga.

Bahkan pada beberapa kasus, ketika membersihkan telinga menggunakan cotton bud, kotoran telinga justru makin terdorong ke dalam, sehingga lama-kelamaan mengendap pada bagian dalam saluran telinga.

Menggunakan cotton bud yang kapasnya tebal juga dapat berisiko kapas malah menempel di lapisan kotoran telinga, sehingga malah sulit dikeluarkan dan akhirnya membutuhkan bantuan dokter THT. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari penggunaan cotton bud. Jika pun betul-betul terpaksa, gunakan cotton bud yang kapasnya tipis dan jangan terlalu keras dan dalam mengorek kuping.

2. Hindari Pula Penggunaan Ear Candle

Ear candle banyak dipasarkan di salon-salon kecantikan wanita yang dipromosikan untuk membersihkan telinga dengan cara yang modern, yaitu dengan menggunakan lilin yang berfungsi untuk membakar lapisan lilin pada telinga (cerumen).

Namun ternyata setelah diteliti lebih lanjut, banyak dokter yang tidak menyarankan untuk membersihkan telinga menggunakan ear candle. Hal ini disebabkan banyak korban yang akhirnya terbakar saluran telinganya, sehingga terganggu pendengarannya secara permanen. Banyak pula dokter yang mengatakan bahwa membersihkan telinga dengan metode ear candle ini tidak begitu efektif dan cenderung membahayakan pemakainya.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

3. Jangan Membersihkan Dengan Benda-Benda Asing

Ketika terlalu malas untuk mencari cara membersihkan telinga, biasanya seseorang yang terlampau kreatif bisa mengubah benda apapun untuk menjadi pembersih telinga, mulai dari pulpen, pensil, jepit rambut, lidi, klip kertas, dan sebagainya yang muat masuk ke dalam saluran telinga.

Tentunya hal ini sangat berbahaya, dan bahkan saluran telinga jauh lebih berisiko mengalami iritasi dengan dimasuki benda-benda asing seperti ini dibandingkan dengan penggunaan cotton bud. Belum lagi jika tinta pulpen keluar ke dalam saluran telinga, lidi patah di dalam saluran telinga, klip kertas menyangkut, dan hal mengerikan lainnya yang mungkin terjadi pada telinga jika tidak dibersihkan dengan aman.

4. Cara Membersihkan Telinga yang Benar

Untuk membersihkan telinga dengan benar, Anda membutuhkan obat tetes telinga, yang kini sudah sangat banyak dijual di apotek. Obat tetes telinga bekerja dengan cara memperlunak gumpalan yang sudah menumpuk, sehingga akan lebih mudah untuk dikeluarkan.

Jika di daerah Anda sulit menemukan obat tetes telinga, dapat diganti pula dengan baby oil, gliserin, atau cairan hidrogen peroksida. Teteskan cairan dalam jumlah sedikit saja. Jumlahnya sekitar 2-3 tetes rasanya sudah cukup untuk membuat kotoran di dalam telinga melunak.

➡ Baca Juga Cara Menyembuhkan Sariawan

Kemudian, setelah itu jangan langsung mengorek telinga. Diamkan terlebih dahulu hingga keesokan harinya atau lusa, kemudian barulah gunakan air hangat untuk membasuh kotoran yang sudah melunak. Teteskan air hangat ke dalam saluran telinga, kemudian miringkan sehingga air hangat berhasil membawa kotoran keluar saluran telinga. Setelah itu, lap telinga dengan kain atau handuk yaang lembut.

Proses ini memang membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dan Anda juga perlu mengulangnya beberapa kali hingga merasa telinga menjadi lebih jelas pendengarannya. Namun cara inilah yang terbukti paling aman untuk membersihkan telinga.

5. Membersihkan Telinga di Dokter THT

Jika Anda merasakan nyeri pada telinga bagian dalam, kemudian juga keluar cairan dari dalam telinga yang tidak terlihat seperti kotoran telinga normal, maka ada baiknya untuk menghubungi dokter THT untuk membantu Anda membersihkan telinga, karena bisa jadi ada bagian yang infeksi dan jika Anda bersikeras membersihkan sendiri, dikhawatirkan infeksi akan melebar.

Dokter THT biasanya akan membantu membersihkan telinga dengan kuret, alat kecil untuk mengeluarkan kotoran telinga, atau menggunakan alat sedot, atau bisa juga melakukan irigasi telinga, yaitu metode penghilangan kotoran telinga dengan mengalirkan air bertekanan.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Gusi Bengkak

6. Pengobatan Untuk Membersihkan Telinga

Jika kotoran telinga terus menumpuk dengan cepat walaupun sudah dibersihkan dengan benar, biasanya dokter juga akan menganjurkan untuk menggunakan obat-obatan yang mengandung peroksida karbamida. Namun tentunya penggunaan obat ini harus dengan arahan dari dokter sehingga tidak menyebabkan iritasi pada saluran telinga serta gendang telinga.

Demikianlah cara membersihkan telinga yang bisa ditempuh dan tidak dianjurkan dalam proses membersihkan telinga. Kotoran telinga harus dibersihkan jika sudah mengganggu, karena jika tidak dapat menimbulkan masalah baru seperti nyeri telinga, vertigo,infeksi, atau gendang telinga yang berlubang. Mulailah membersihkan telinga secara rutin dengan cara yang aman dari sekarang.

6 Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada Yang Terbukti Berhasil Dan Alami

Jerawat atau Acne vulgaris adalah penyakit kulit yang sering diderita oleh manusia. Jerawat dikarakteristikan dengan area kulit yang berwarna merah dan tonjolan kecil yang disebut papul. Papul jerawat memiliki tiga tipe yaitu tipe blackhead, tipe whitehead dan papul yang lebar yang disebut nodul.

Pada tipe blackhead jerawat berwarna hitam di atas tonjolannya karena akumulasi dari debris, bakteri dan lemak. Adapun untuk tipe whitehead, tidak terdapat warna hitam di atas tonjolannya dan sering disebut komedo. Jerawat yang parah ditandai dengan peradangan di sekitar kulit. Namun, bisa saja tidak timbul peradangan, hanya ditandai munculnya banyak jerawat. Jerawat dapat timbul di semua bagian tubuh kecuali telapak tangan dan telapak kaki karena pada daerah tersebut tidak ada kelenjar pilosebaseous atau kelenjar minyak.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

Kelenjar inilah dan bakteri yang mendasari terbentuknya jerawat. Pada umumnya, jerawat dapat muncul pada kulit wajah, bagian atas dada, dan punggung. Munculnya jerawat dipicu oleh infeksi bakteri, hormon androgen dan kurangnya higienitas kulit. Terapi jerawat bergantung pada seberapa parah jerawat yang timbul. Jerawat yang parah dapat timbul nanah sehingga terapi lokal saja tidak cukup untuk itu diperlukan terapi sistemik berupa obat oral.

Ratusan terapi alternatif jerawat tersebar di berbagai media internet yang masing-masing mengatakan bahwa terapi itu aman dan efektif. Penelitian-penelitian terkini mengenai terapi komplementer jerawat belum dapat menyimpulkan.

Namun ada beberapa studi awal yang memberikan sugesti bahwa terapi itu memberikan manfaat terhadap terapi jerawat. Beberapa cara menghilangkan jerawat di dada secara alami diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Madu manuka.

Madu ini berasal dari Selandia Baru di mana semak manuka tumbuh sangat banyak di sana. Madu manuka sangat dipromosikan secara luas sebagai terapi alami untuk jerawat. Terdapat sebuah penelitian mengenai efek anti bakteri dan efek penyembuhan luka yang cukup signifikan dengan menggunakan madu manuka.

➡ Baca Juga Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pada salah satu penelitian, peneliti mengobservasi bahwa perawatan luka dengan memberikan madu manuka telah diterapkan di rumah sakit dan klinik di dunia. Namun, cara kerja madu manuka sebagai terapi alami untuk jerawat tidak diketahui.

Mereka meneliti 3 jenis madu mengenai kemampuannya menekan radikal bebas, dan menemukan bahwa madu manuka yang paling efektif. Di internet, testimoni dari pasien bervariasi mulai dari berefek hingga tidak berefek setelah menggunakan madu ini. Hingga sekarang, tidak ada penelitian definitif yang menyetujui atau tidak menyetujui keefektifan madu manuka sebagai terapi alami jerawat

2. Teh hijau atau Camelia sinensis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dua persen (2%) losion teh hijau secara topikal selama 6 minggu pada 20 pasien memperlihatkan dampak.

Penggunaan lotion tersebut pada pasien yang menderita jerawat ringan dan sedang memperlihatkan keefektifannya dalam menghilangkan jerawat dibandingkan sebelum menggunakan terapi ini. Flavonoid dalam teh hijau memiliki efek anti-jerawat karena efek antiseptiknya.

3. Pohon Legundi atau chaste tree.

Pohon ini digunakan sebagai bahan untuk jerawat yang timbul sebelum menstruasi. Ekstrak keseluruhan buahnya bekerja pada kadar hormon lutein dan hormon stimulasi folikel pada kelenjar pituitari. Juga mampu meningkatkan hormon progesteron dan mengurangi kadar hormon estrogen lewat mekanisme dopaminergik.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Wajah Berminyak

Selain itu juga menurunkan hormon prolaktin premenstual. Ekstrak ini juga memiliki efek anti jerawat, anti bakteri dan anti inflamasi. Komisi E Jerman merekomendasikan untuk menggunakan secara rutin ekstrak ini dengan dosis 40 mg. Efek samping ekstrak ini adalah gangguan pencernaan dan ruam kulit.

4. Minyak pohon teh.

Cara menghilangkan jerawat di dada menggunakan minyak pohon teh. Minyak ini adalah minyak esensial yang diekstraksi dari daun kecil pohon teh. Keamanan dan keefektifan minyak ini telah lama dipikirkan sebagai terapi alternatif jerawat. Pada tahun 1990 dilakukan sebuah penelitian terhadap 124 pasien jerawat.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

Beberapa diterapi dengan 5% minyak pohon teh berbasis gel dan yang lain diterapi dengan 5% benzoyl peroxide (BP adalah terapi umum jerawat di dunia kedokteran dan banyak ditemukan sebagai bahan obat jerawat). Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak pohon teh tidak bekerja secepat benzoyl peroxide. Namun efek reduksi jerawat yang diberikan sama dengan benzoyl peroxide setelah 3 bulan pemakaian minyak ini.

Peneliti juga melaporkan efek samping yang lebih rendah pada penggunaan minyak, yaitu kulit kering, iritasi, gatal dan kulit panas. Terapi topikal dengan minyak pohon teh cukup aman bagi sebagian besar orang dewasa. Minyak ini mungkin dapat menimbulkan reaksi alergi kulit pada beberapa orang.

Reaksi ini dapat terjadi karena minyak ini teroksidasi setelah terpapar dengan udara. Minyak pohon teh tidak boleh digunakan secara oral karena dapat menimbukan reaksi beracun mulai dari ruam merah pada kulit hingga koma.

5. Tannin.

Zat ini memiliki sifat astringent alami. Selain itu, tannin memiliki efek anti inflamasi atau anti radang Tannin dapat diperoleh dengan mendidihkan campuran 5-10 gram ekstrak kulit kayu dari pohoh witch hazel, oak putih atau pohon walnut dalam satu gelas air.

Tannin dijual bebas secara komersil namun tidak dianjurkan untuk menggunakannya karena telah melewati proses penyulingan sehingga kandungan tannin hilang.

➡ Baca Juga Cara Membuat Sabun Mandi

6. Asam pada buah.

Asam sitrat, asam gliconic, asam gluconoactone, asam glycoli, asam malic dan asam tartaric. Kanduang asam ini dapat membantu membuang kulit yang sudah mati yang sering muncul pada pasien yang jerawat yang banyak.

Jerawat dapat muncul di bagian tubuh mana saja kecuali telapak tangan dan kaki karena itu terapinya sama untuk semua jerawat yang terletak di manapun. Banyak tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Hampir semuanya memiliki efek anti bakteri, anti inflamasi dan pengelupas kulit mati.

Untuk jerawat pada tubuh, kebersihan higienitas badan perlu dijaga karena terdapat peran bakteri yang menimbulkan jerawat. Sering-seringlah mencuci tangan terutama setelah kontak dengan benda yang kotor. Gunakanlah baju yang dapat menyerap keringat dengan baik sehingga kulit tidak mudah teriritasi oleh keringat.

6 Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat Yang Harus Anda Tahu

Asam urat adalah suatu gangguan yang terjadi pada sendi, ditandai dengan rasa nyeri dan bengkak pada sendi Anda. Biasanya asam urat dialami oleh orang dengan usia antara 30 hingga 60 tahun dan lebih sering terjadi pada pria.

Asam urat bisa terjadi karena beberapa hal dan salah satu penyebabnya adalah karena kolesterol yang tinggi dan meningkatnya kadar purin dalam tubuh. Pola makan yang tidak sehat bisa menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat sehingga menyebabkan asam urat.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan pantangan asam urat yang harus dihindari:

1. Makanan tinggi lemak

Mengurangi lemak dalam tubuh bisa membantu membersihkan darah dan asam urat. Makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi seperti gorengan, susu tinggi lemak, makanan dengan bahan dasar keju dan lain sebagainya.

Walaupun tidak mengalami masalah dengan gangguan asam urat, namun tetap saja Anda harus menghindari makanan yang tinggi lemak. Hal ini karena tidak baik bagi kesehatan jantung dan juga tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi orang yang sedang dalam upaya menurunkan berat badan.

➡ Baca Juga Buah Untuk Menurunkan Darah Tinggi

2. Sayuran jenis tertentu

Sebetulnya sayuran memang baik bagi tubuh, namun ada beberapa jenis sayuran yang harus dihindari untuk mencegah timbulnya asam urat. Tingginya kadar purin bisa menyebabkan timbulnya asam urat.

Di bawah ini adalah beberapa sayuran yang disarankan untuk tidak terlalu sering dikonsumsi, maksimal dua porsi sayuran dalam seminggu:

  • Seringkali Anda mendapatkan menu sayur kangkung dalam sajian menu makanan Anda. Namun, tahukah Anda bahwa mengonsumsi kangkung secara berlebihan ternyata dapat menimbulkan risiko penyakit asam urat.
  • Biji melinjo. Anda pasti pernah menikmati gurihnya emping sebagai cemilan di saat santai. Anda juga pasti sudah mengenal biji melinjo sebagai bahan utama pembuatan emping. Namun tahukah Anda bahwa kadar purin dalam biji melinjo cukup tinggi dan bisa mengakibatkan timbulnya penyakit asam urat. Dalam sajian 100 gram emping, mengandung 50 hingga 150 mg zat purin.
  • Semangkuk sup asparagus hangat di pagi hari memang nikmat namun terlalu banyak konsumsi asparagus tidak baik bagi penderita asam urat karena sayuran ini merupakan salah satu sayuran dengan kadar purin yang cukup tinggi.

3. Daging

Walaupun daging dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat dan enak, namun tahukah Anda bahwa beberapa jenis daging mengandung kadar purin yang cukup tinggi yang harus dihindari karena bisa meningkatkan risiko asam urat. Beberapa jenis daging yang harus dihindari adalah:

  • Daging domba. Selain kadar purin yang tinggi yang bisa menyebabkan asam urat, daging domba juga tidak disarankan bagi orang dengan golongan darah A karena bisa menimbulkan risiko kanker usus.
  • Daging sapi. Banyak orang menyukai masakan olahan dari daging sapi. Anda bisa mendapatkan steak, sate, rendang dan masakan lain yang lezat dan menggugah selera. Namun, konsumsi masakan daging sapi sebaiknya dikurangi karena mengandung purin yang tinggi. Selain dagingnya, konsumsi hati, lidah dan jeroan sapi juga harus dibatasi.
  • Kalkun merupakan salah satu jenis unggas yang tidak disarankan bagi penderita asam urat.
  • Dalam sajian 100 gram angsa mengandung sekitar 165 mg zat purin. Kandungan purin yang tinggi tersebut menjadikan angsa salah satu makanan yang harus dihindari karena menyebabkan risiko asam urat.
  • Selain kalkun dan angsa, jenis unggas lain yang harus dihindari adalah ayam. Selain mengandung kadar lemak yang tinggi, daging ayam mengandung kadar purin yang tinggi sebagai penyebab dari asam urat. Anda juga tidak disarankan untuk mengonsumsi kulit ayam dan bagian dadanya.

➡ Baca Juga Cara Mengencangkan Perut

4. Makanan laut

Beberapa orang menyukai makanan laut atau yang biasa kita kenal dengan sea food. Rasanya yang gurih dan lezat memang sesuai dengan lidah orang Indonesia. Sebut saja udang, lobster kakap dan lain sebagainya. Apalagi jika kita sedang berlibur di pantai akan banyak sekali kita temui warung- warung yang ramai dengan olahan seafoodnya.

Namun, mengonsumsi makanan laut pun harus dibatasi karena beberapa di antaranya mengandung kadar purin yang cukup tinggi. Berikut daftar makanan pantangan asam urat yang termasuk kategori seafood:

  • Kerang adalah salah satu makanan laut yang mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kadar lemak tersebut bisa menyebabkan potensi asam urat pada tubuh.
  • Ikan haring. Ikan haring merupakan salah satu jenis makanan penyebab risiko asam urat. Mengonsumsi ikan haring berlebihan bisa menyebabkan peradangan pada sendi.
  • Udang adalah salah satu makanan laut yang menjadi masakan andalan restoran dan warung-warung makan seafood. Namun, udang masuk ke dalam kategori makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat karena mengandung kadar lemak yang tinggi yang bisa meningkatkan risiko asam urat.
  • Ikan kakap. Ikan kakap merupakan sajian yang lezat dan nikmat dengan olahan kakap bakar maupun kakap goring. Namun, kadar purin yang tinggi yang terdapat pada ikan kakap menjadi alasan mengapa konsumsi ikan ini harus dibatasi. Kita dapat menemukan sebanyak 160 mg kandungan purin dalam sajian 100 gram ikan kakap.

5. Alkohol

Walaupun tidak terkait dengan gangguan asam urat, mengonsumsi alkohol memang tidak disarankan untuk kesehatan. Dengan mengonsumsi alkohol tersebut dapat memperburuk kondisi hati.

➡ Baca Juga Cara Membentuk Otot Perut

Dalam kaitannya dengan asam urat, mengonsumsi alkohol bisa menyebabkan meningkatnya produksi purin, sedangkan alkohol sendiri merupakan minuman yang mengandung kadar purin yang tinggi, seperti bir.

6. Ragi

Ragi seringkali diperlukan bagi beberapa jenis makanan, contoh paling mudahnya adalah tape dan roti. Ragi termasuk makanan yang mengandung kadar purin tinggi sehingga harus dihindari.

Demikian tadi adalah daftar makanan pantangan asam urat yang harus dihindari untuk mencegah risiko timbulnya penyakit asam urat. Semoga bermanfaat bagi Anda dan sehat selalu.

5 Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Serta Menebalkannya 100% Alami

Orang tua tentunya selalu menginginkan segala yang maksimal untuk anaknya. Baik dari segi nutrisi, pertumbuhan fisik, maupun perkembangan sensorik dan motoriknya. Khusus untuk perkembangan fisiknya, salah satu bagian tubuh yang juga banyak menjadi perhatian bagi orang tua adalah rambut. Orang tua mana yang tidak menginginkan bayinya memiliki rambut yang hitam lebat, tebal, sehat mengembang, bahkan berkilau. Beberapa orang tua bahkan mempersiapkan nutrisi terbaik semenjak bayinya masih berada di dalam kandungan demi mendapatkan bayi yang memiliki rambut sehat.

Banyak mitos yang beredar di masyarakat terkait dengan rambut bayi. Ada yang mengatakan bahwa jika menginginkan rambut yang lebat pada bayinya ketika lahir nanti, sang ibu harus rajin mengkonsumsi kacang hijau terutama air rebusannya. Selain itu ada pula yang menyarankan agar seorang ibu yang sedang mengandung hendaknya rutin mengkonsumsi air kelapa, agar ketika sang bayi lahir nanti memiliki rambut yang bersih dan sehat.

Mungkin ada sebagian orang yang memercayai mitos tersebut, namun tak jarang pula orang yang tidak percaya. Kenyataannya, memang ada yang terbukti bahwa mitos tersebut benar, dan ada pula yang ternyata selama kehamilan terus menerus mengkonsumsi kacang hijau dan air kelapa namun rambut sang bayi tetap tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan rambut bayi tidak bergantung pada mitos yang beredar. Pertumbuhan rambut bayi bergantung pada berbagai faktor seperti: genetik atau keturunan, nutrisi (baik selama bayi masih di dalam kandungan maupun ketika bayi sudah lahir), faktor lingkungan, dll. Kalaupun dengan mengkonsumsi kacang hijau dan air kelapa dapat memengaruhi pertumbuhan rambut bayi sejak dalam kandungan, hal itu terjadi karena kandungan yang terdapat di dalam kacang hijau dan air kelapa tersebut.

Selain itu, juga didukung oleh berbagai faktor lain sehingga rambut bayi ketika lahir pun menjadi sehat. Walaupun banyak faktor yang memengaruhi, namun jika orang tua ingin merawat rambut bayinya agar tumbuh lebih sehat, maka lakukan beberapa cara menumbuhkan rambut bayi berikut ini:

1. Cukupkan Nutrisi Sang Bayi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan rambut bayi. Oleh karena itu, jika sang ibu menginginkan rambut bayinya tumbuh sehat maka akan lebih baik jika semenjak dalam kandungan, ibu mengonsumsi makanan yang padat gizi. Asupan serat, vitamin, juga zat besi perlu diperhatikan karena sangat dibutuhkan untuk kesuburan rambut bayi.

Ketika bayi sudah lahir dan masih dalam masa ASI Ekslusif (0-6 bulan) maka peranan gizi dari dalam diri ibu masih sangat penting. Artinya, pada masa ini seorang ibu tetap harus mengonsumsi makanan yang bergizi agar kandungan nutrisinya dapat tersalurkan pada sang bayi melalui ASI. Namun, ketika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan maka gizi bayinya sendirilah yang wajib dipenuhi. Berilah makanan dan minuman yang bergizi karena akan dapat mempercepat dan menyuburkan pertumbuhan rambut pada bayi. Beberapa asupan seperti kacang kedelai, kacang hijau, ikan, telur, buah-buahan, dan sayur-sayuran adalah pilihan makanan yang sangat baik untuk pertumbuhan rambut bayi.

2. Gunakan Lidah Buaya

Jika kandungan nutrisi terasa sudah tercukupi namun pertumbuhan rambut bayi masih dirasa kurang maka orang tua dapat mencoba menggunakan lidah buaya sebagai nutrisi tambahan. Seperti yang telah kita ketahui, lidah buaya banyak dimanfaatkan oleh berbagai produk kesehatan rambut seperti shampo. Dan memang terbukti bahwa tanaman lidah buaya ini dapat menyuburkan dan menebalkan rambut, baik rambut orang dewasa maupun rambut bayi. Untuk membantu menumbuhkan rambut bayi, cukup siapkan tanaman lidah buaya secukupnya dan ambil dagingnya.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Lidah buaya dapat digunakan sendiri ataupun dicampurkan dengan madu.
  • Oleskan lidah buaya ini ataupun yang telah dicampurkan dengan madu pada kulit kepala bayi
  • Diamkan selama kurang lebih 20 menit
  • Lalu bilas sampai bersih menggunakan shampo bayi
  • Gunakan lidah buaya secara teratur agar hasilnya signifikan.

3. Gunakan Minyak Kemiri

Ramuan berikutnya yang dapat membantu menumbuhkan rambut bayi adalah minyak kemiri. Rupanya selain untuk memasak, kemiri juga dapat berguna untuk menumbuhkan rambut pada bayi dan bahan ini sudah dipercaya sejak lama karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik. Penggunaan minyak kemiri sudah banyak terbukti dan ampuh menumbuhkan rambut bayi yang tipis dan dapat memacu pertumbuhan rambut bayi menjadi lebih subur. Untuk menggunakannya pada bayi, Anda dapat membeli minyak kemiri yang siap pakai sehingga dapat langsung dioleskan pada kulit kepala bayi.

Namun selain itu, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan cara:

  • Parut beberapa butir kemiri hingga halus.
  • Tambahkan air ke dalam parutan kemiri tersebut.
  • Kemudian peras hingga mendapatkan hasil perasan yang bening.
  • Simpan selama 24 jam, lalu goreng hasil perasan tadi hingga menghasilkan minyak kemiri. Minyak kemiri pun siap digunakan.

4. Gunakan Seledri

Bahan selanjutnya yang dipercaya dan telah terbukti dapat menumbuhkan rambut bayi adalah seledri. Selain untuk pelengkap masakan, seledri ternyata mampu menutrisi kulit kepala bayi sehingga dapat memacu pertumbuhan rambut yang sehat dan rambut akan menjadi terawat. Menggunakan seledri untuk menumbuhkan rambut bayi juga mudah dilakukan.

Caranya:

  • Cukup sediakan beberapa lembar seledri
  • Haluskan dengan menggunakan blender tanpa menambahkan air
  • Setelah semua daunnya hancur, oleskan seledri pada kulit kepala bayi secara merata sembari dipijat secara perlahan.
  • Lakukan rutin 2 kali sehari untuk hasil yang lebih maksimal.

5. Gunakan Madu

Madu sudah dikenal sebagai bahan makanan yang kaya manfaat dan dapat dicampur dengan beberapa bahan lain untuk agar menjadi sebuah ramuan yang sangat berkhasiat. Untuk rambut bayi pun madu punya manfaatnya tersendiri yaitu dapat membantu menyuburkan rambut serta menjaga dan menutrisi kulit kepala bayi sehingga dapat memacu pertumbuhan rambut yang lebih tebal dan lebat. Menggunakan madu untuk menumbuhkan rambut bayi pun sangat mudah dilakukan. Cukup oleskan madu secara langsung pada kulit kepala bayi sembari dipijat. Lakukan ini secara teratur agar hasilnya lebih optimal.

Itulah beberapa cara menumbuhkan rambut bayi maupun merawat rambut bayi yang tipis agar terlihat lebih tebal dan sehat. Apapun jenis perawatan yang akan dipilih tetap perhatikan asupan nutrisi sang bayi, karena semuanya berawal dari nutrisi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba!

10 Cara Memutihkan Kuku Agar Terlihat Bersih Dan Sehat Dengan Mudah

Apakah Ada memiliki permasalahan dengan warna kuku Anda? Misalnya warna kuku kekuningan, tampak seperti Anda baru saja memegang bumbu kuning. Kondisi ini biasanya disebabkan karena infeksi jamur atau bisa juga karena Anda tidak pernah merawat kuku sama sekali.

Berikut ini adalah 10 cara memutihkan kuku yang kekuningan agar bisa kembali seperti warna kuku yang sehat.

1. Menggunakan pasta gigi

Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk agar kuku bisa kembali putih secara alami adalah dengan menggunakan pasta gigi. Yang harus Anda siapkan adalah sikat gigi yang sudah tidak terpakai dan pasta. Oleskanlah pasta ke atas kuku, kemudian sikat menggunakan sikat gigi yang sudah disiapkan. Lakukanlah beberapa menit dengan lembut. Jika ada baking soda, Anda juga bisa menambahkan baking soda ke pasta yang akan di oleskan. Lakukan dengan rutin agar kuku Anda bisa putih alam dengan cepat.

2. Menggunakan campuran lemon dan baking soda

Cara selanjutnya adalah dengan memanfaatkan campuran lemon dan bakingsoda. Pertama, Anda siapkan dulu 1 buah lemon kemudian peras ke dalam mangkuk plastic, lalu tambahkan baking soda untuk kue, aduk rata sampai teksturnya menyerupai pasta. Jika sudah selesai, Ada bisa mengoleskan pasta lemon dan soda keatas kuku-kuku Anda, kemudian gosok menggunakan sikat gigi. Namun, jika Anda memiliki luka pada kuku sebaiknya jangan menggunakan cara ini, karena lemon malah akan membuat luka terasa perih.

3. Campuran 3% Hydrogen Peroxide dan banking soda

Selanjutnya Anda juga bisa mencampurkan 3% hydrogen peroxide dengan baking soda, dan aduk hingga teksturnya seperti pasta, diamkan selama setengah menit, cuci kuku Anda kemudian oleskan campuran bahan tersebut ke atas kuku Anda. Diamkanlah selama 5-10 menit. Jika sudah mengering, Anda bisa membilas kuku menggunakan air hangat, dengan begitu kuku bisa semakin putih alami.

4. Tea tree oil

Beberapa orang mungkin memiliki masalah kuku yang menguning diakibatkan karena infeksi jamur, dan tea tree oil adalah salah satu bahan yang bisa mengatasi masalah tersebut. Anda bias mengembalikan kuku menjadi putih karena tea tree oil adalah fungisida alami dan mempunyai kandunga antioksidan. Selain itu, sifat anti mikroba di dalamnya juga bisa membantu Anda untuk melawan terjadinya infeksi pada kuku sehingga bisa kembali sehat dan putih.

Caranya juga cukup mudah, Anda tinggal oleskan saja tee tree oil murni ke kuku Anda, kemudian diamkan beberapa menit. Jika sudah sedikit mengering, Anda bisa membilasnya menggunakan air hangat. Jika ingin mendapatkan hasil lebih cepat, Anda bisa melakukannya dengan rutin minimal sehari 2 kali.

5. Menggosokan kulit jeruk pada kuku

Saat Anda sedang mengkonsumsi jeruk sebaiknya jangan dibuang kulitnya karena sangat bagus untuk memutihkan kuku Anda. Tidak hanya di dalam buahnya saja, vitamin C di dalam kulit jeruk sangat tinggi dan bisa menghilangkan kekuningan di kuku Anda. Caranya, ambil kulit jeruk, kemudian gosokan ke kuku Anda dengan rutin. Ini akan sangat membantu. Selain putih, kuku Anda juga akan wangi jeruk.

6. Merendam kuku dalam olahan buah berry

Selanjutnya Anda juga bisa memanfaatkan kandungan desinfektan dari buah berry yang cukup kuat dan sangat efektif bisa membuat kuku Anda kembali putih. Apalagi jika kuku berwarna kuning akibat jamur. Cara penggunaanya sangat mudah, Anda siapkan buah berry kemudian hancurkan dan tambahkan dengan semangkuk air hangat. Atau yang lebih praktis Anda bisa membeli teh buah berry yang sudah jadi. Jika ramuan sudah siap, Anda bisa merendam kuku selama 15-20 menit. Setelah itu baru bilas menggunakan air hangat. Lakukanlah perawatan kuku ini dengan rutin agar kandungannya bisa bekerja secara maksimal.

7. Cuka apel

Cuka apel sudah cukup banyak dimanfaatkan untuk berbagai masalah kesehatan, dan sekarang kamu bisa memanfaatkannya juga untuk memutihkan kuku Anda. Kandungan malat dan asam asetat yang ada di dalam cuka sari apel akan semakin membantu Anda untuk mengubah warna kuku yang tadinya kuning jadi putih. Selain itu sifat anti jamur cuka apel akan mengatasi masalah infeksi pada kuku karena jamur.

Cara pengaplikasiannya juga tidak terlalu sulit. Pertama, Anda siapkan dulu cuka apael, kemudian campurkan satu setengah cangkur cuka apel dengan sebaskom kecil ari harngat. Selanjutnya, rendamlah kuku-kuku Anda di dalam campuran cuka dan air hangat selama kurang lebih 15-20 menit. Jika sudah selesai, Anda bisa membasuhnya meggunakan air hangat. Lakukan cara ini dengan rutin jika Anda menginginkan hasil yang terbaik.

8. Listerine

Listerine biasanya digunakan beberapa orang untuk berkumur dan memutihkan giginya. Namun, selain gigi ternyata Listerine juga cukup ampuh jika digunakan untuk memutihkan kuku akibat dari infeksi jamu. Beberapa kandungan aktif yang ada di dalam Listerine antara lain mentol, eucalyptol, metil salisilat dan thymol, semua kandungan tersebut merupakan anti jamur yang cukup ampuh.

Cara memanfaatkannya, pertama Anda siapkan dulu Listerine, kemudian tuangkan ke dalam wadah kecil. Masukanlah kuku Anda ke dalamnya, diamkan selama setengah jam, setelah itu baru Anda bisa mencuci kuku dengan air hangat. Anda bisa melakukan ini selama 1 minggu sekali. Jangan kaget, mungkin nanti Anda akan melihat kuku disekitar kulit Anda mulai berubah menjadi hijau, namun lama kelamaan juga akan hilang.

9. Minyak zaitun

Minyak zaitun sudah sangat terkenal akan khasiatnya, untuk rambut, kulit bahkan untuk memutihkan kuku secara alami. Berbagai macam kandungan yang ada di dalam minyak zaitun bisa membantu Anda membersihkan noda yang ada pada kuku, selain bisa kembali putih, kuku juga bisa terlihat mengkilap seperti sudah melakukan perawatan di salon.

Cara menggunakan minyak zaitun untuk kuku juga tidak terlalu sulit. Pertama, Anda siapkan dulu minyak zaitun, tuangkan ke dalam wadah. Siapkan juga kuas kecil. Bersihkan kuku, kemudian oleskan minyak zaitun menggunakan kuas. Diamkanlah sampai minyak zaitunnnya mengering, kemudian bilas menggunakan air hangat.

10. Kulit pisang

Selain kulit jeruk, kulit pisang juga bisa Anda manfaatkan sebagai salah satu bahan alami untuk membuat kuku Anda putih kembali. Cara pengaplikasiannya pun tidak sulit, Anda tinggal menyiapkan kulit pisang, kemudian gosokkan ke kuku Anda, lakukan selama beberapa menit. Lakukanlah secara berulang kali agar kuku Anda bisa kembali putih dan terlihat lebih sehat.

Itulah 10 cara memutihkan kuku yang kekuningan. Kuku yang terlihat bersih, warnanya alami serta mengkilap akan terlihat sangat sehat dan menunjang penampilanmu lebih baik. Karena kalau kuku Anda kuning, kemungkinan Anda juga tidak akan percaya diri. Anda bisa memiliki cara mana yang paling cocok dan paling mudah untuk perawatan kuku yang Anda lakukan di rumah.

5 Cara Membuat Lulur Alami Untuk Perawatan Kulit

Setiap wanita pasti suka menggunakan lulur untuk menghilangkan daki dan membuat kulit lebih halus. Lulur bisa saja diperoleh dari produk komersial, namun tentunya lulur yang dijual di pasaran sudah dicampur dengan bahan-bahan yang tidak lagi murni alami.

Jika Anda lebih suka menggunakan bahan-bahan alami sehingga kesegaran kulit terjaga, berikut cara membuat lulur dengan beberapa contoh berikut.

1.Lulur Kopi

Kopi adalah salah satu bahan yang sangat populer untuk dijadikan scrub atau lulur. Pasalnya, kopi memiliki sifat yang mampu mengelupas kulit mati, sehingga kulit pun akan terasa lebih bersih dan halus setelah digosok menggunakan lulur kopi.

Selain itu, kopi juga mengandung kafein, yang walaupun kurang begitu baik efeknya jika diminum, ternyata bermanfaat besar bagi kulit karena mampu mengencangkan kulit dan mengurangi selulit.

Jika diaplikasikan ke daerah sekitar mata, kafein dalam kopi juga mampu mengurangi mata bengkak dengan cara mengatur pembuluh darah agar tidak terjadi peradangan. Kafein juga sangat kaya akan antioksidan yang mampu melawan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan pada kulit wajah, bercak hitam karena terpapar sinar matahari, dan garis-garis halus.

Cara Membuatnya:

Lakukan hal berikut untuk menggunakan lulur kopi:

  • Siapkan setengah cangkir gula, 3 sdm minyak zaitun, dan 2 cangkir bubuk kopi.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu dan aduk hingga merata.
  • Terlebih dahulu basuhlah kulit dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit sehingga lebih mudah mengangkat kulit mati.
  • Gosokkan lulur kopi setelahnya, usahakan lakukan dengan gerakan tangan melingkar dan diberikan sedikit tekanan untuk mengangkat kulit mati.
  • Bilas lulur dengan air dingin dan keringkan. Rasakan kelembutan setelah menggunakannya.

2. Lulur Madu

Madu memang sudah teruji berbagai manfaatnya untuk kulit. Madu murni memiliki sifat anti bakteri sehingga jika digunakan pada kulit dapat mencegah timbulnya jerawat yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu, madu juga kaya akan antioksidan yang memperlambat laju penuaan pada kulit.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Keriput

Madu juga mampu melembutkan dan menghauskan kulit, juga membuat kulit lebih bersinar. Jika Anda merasa kulit Anda termasuk tipe yang kering, maka lulur madu ini sangat cocok untuk digunakan.

Berikut langkah-langkah untuk membuat lulur madu:

  • Siapkan tiga perempat cangkir madu, 1 sdm minyak jojoba, 1 sdm vanila bubuk, dan 1 cangkir gula.
  • Campurkan vanila dan gula, kemudian perlahan-lahan tambahkan minyak dan madu sehingga membentuk lulur. Aduk hingga merata.
  • Terlebih dahulu basahi kulit dengan air hangat sebelum menggunakan lulur madu.
  • Gosok lulur madu di seluruh bagian tubuh sambil dipijat lembut.
  • Bilas dengan air hangat hingga bersih, kemudian keringkan tubuh.

3. Lulur Kelapa

Kelapa merupakan salah satu tanaman khas negara tropis seperti Indonesia. Seluruh bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan, termasuk minyak kelapa yang mampu dimanfaatkan menjadi lulur kelapa. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang sangat baik untuk kulit sebagai zat anti bakteri, sehingga ketika dijadikan lulur, mampu mencegah serangan bakteri ke dalam pori-pori kulit.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

Selain itu, minyak kelapa juga sangat kaya akan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan kulit, memperbaiki sel kulit yang rusak, menjaganya tetap lembut dan mencegah timbulnya kerutan. Dalam 100 gram minyak kelapa, terkandung sekitar 0,1 mg vitamin E dengan manfaatnya tersebut.

Langkah-Langkah Membuat Lulur Kelapa:

  • Siapkan setengah cangkir minyak kelapa, setengah sdt ekstrak kelapa, 3 sdm bubuk kakao tawar, 1 cangkir gula merah, dan 1 sdt vanila.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk sehingga lulur tercampur merata.
  • Simpan lulur di dalam wadah sehingga mudah disimpan jika berlebih jumlahnya.
  • Gosokkan lulur sebelum mandi, pijat-pijat kulit dengan menggunakan lulur kelapa. Balurkan ke seluruh bagian kulit sehingga terasa kulit lebih lembut.
  • Mandi dan bilas lulur dengan sabun mandi.

4. Lulur Almond

Kacang almond mengandung vitamin E yang sangat baik untuk kulit. Dengan lulur almond, Anda dapat mencegah berbagai kerusakan kulit karena terpapar sinar matahari. Almond juga kaya akan protein dan vitamin yang mampu membuat kulit lembab serta melembutkannya. Selain itu, almond juga mampu membuat kulit lebih berkilau serta memperbaiki kerusakan jaringan kulit.

Cara Membuat Lulur Almond:

  • Siapkan setengah cangkir garam, seperempat esktrak almond, setengah cangkir minyak almond, setengah cangkir bubuk kopi, dan setengah cangkir gula merah.
  • Masukkan semua bahan ke dalam wadah yang mencukupi. Kemudian aduk hingga merata.
  • Tambahkan salah satu bahan jika Anda kurang puas dengan hasilnya, hingga membentuk lulur dengan kekentalan yang pas.
  • Gunakan lulur almond sebelum mandi. Gosokkan ke seluruh bagian kulit.
  • Lakukan rutin sebanyak paling tidak 2 minggu sekali.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Alpukat

5. Lulur Lemon

Berbagai manfaat lemon sudah tidak asing lagi untuk kulit, dari mulai mencegah timbulnya komedo, mencerahkan kulit dengan vitamin C yang dikandungnya, serta merupakan sumber antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang menyerang jaringan kulit dan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dini.

➡ Baca Juga Masker Untuk Kulit Berminyak

Lemon juga sangat tepat digunakan untuk Anda yang memiliki warna kulit kurang merata untuk meningkatkan produksi kolagen sebagai protein yang merangsang pembentukan pigmen kulit.

Langkah-Langkah Membuat Lulur Lemon:

  • Siapkan setengah sdt parutan lemon, setengah cangkir garam laut, dan setengah cangkir minyak almond.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu, dan minimalisir adanya air untuk menghindari garam larut terlalu banyak.
  • Simpan lulur lemon di wadah yang bisa tertutup rapat.
  • Gunakan lulur sebelum mandi dengan mengoleskannya ke seluruh tubuh sambil digosok.
  • Lakukan rutin paling tidak seminggu sekali.

Demikianlah 5 bahan yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat lulur. Anda bisa memilihnya sesuai dengan ketersediaan bahan yang ada di lingkungan tempat Anda tinggal serta tujuan penggunaan lulur. Selamat mencoba!