13 Cara Mengobati Usus Buntu Dengan Bahan Alami Herbal

Penyakit usus buntu atau bahasa kedokterannya apendisitis adalah peradangan atau pembengkakan apendiks. Usus buntu sendiri adalah organ yang berbentuk kantong kecil dan tipis berukuran 5 hingga 10 cm yang terhubung langsung pada usus besar dan terletak di perut sebelah kanan bagian bawah.

Ketika seseorang dinyatakan menderita usus buntu, maka kondisi usus dalam keadaan terinfeksi, radang dan tersumbat Hingga saat ini, alasan kenapa tubuh manusia memiliki usus buntu masih belum dapat diketahui.

Pengangkatan usus buntu sebenarnya tidak memengaruhi kondisi kesehatan. Namun penyakit usus buntu atau apendisitis berpotensi memicu komplikasi yang serius.

Penyakit usus buntu atau bahasa kedokterannya apendisitis merupakan penyakit umum yang bisa menyerang siapa saja. Golongan yang paling sering mengalami kondisi ini berusia 10 sampai 30 tahun.

Penyebab Timbulnya Penyakit Usus Buntu

Penyebab timbulnya penyakit ini belum diketahui secara pasti, sehingga pencegahannya pun belum diketahui. Kemungkinan besar apendisitis diperkirakan terjadi akibat tersumbatnya saluran usus sebelum menuju usus buntu oleh:

  • Tinja.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening dalam dinding usus. Penyumbatan tersebut akan menyebabkan terjadinya inflamasi dan pembengkakan. Tekanan akibat pembengkakan akan memicu pecahnya usus buntu.

Gejala Penyakit Usus Buntu

Rasa sakit karena usus buntu biasanya dirasakan penderitanya dari pusar hingga perut bagian bawah. Sakit yang dirasakan sifatnya datang dan pergi juga sangat terasa apabila melakukan aktifitas lain seperti batuk, bersin, bernafas dan berjalan. Selain rasa sakit tersebut, gejala yang lain adalah:

  • Mual dan muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Demam ringan
  • Diare selama beberapa hari
  • Rasa sakit ketika buang air kecil
  • Jumlah air seni yang mendadak lebih banyak dari biasanya
  • Perut kembung
  • Tidak bisa buang gas.

Pengobatan Medis Usus Buntu

Langkah pengobatan utama dan selalu direkomendasikan dokter untuk penyakit usus buntu adalah melalui prosedur operasi pengangkatan usus buntu atau istilah medisnya apendektomi. Usus buntu tidak memiliki fungsi yang penting bagi tubuh manusia dan pengangkatannya tidak akan menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Menjalani operasi akan jauh lebih aman daripada menunggu hasil konfirmasi adanya peradangan usus buntu. Semakin lama menunggu, risiko pecahnya usus buntu akan semakin meningkat. Sama seperti semua operasi, apendektomi tetap memiliki risiko seperti munculnya infeksi pada luka operasi serta pendarahan. Tetapi, operasi ini memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dan jarang menyebabkan komplikasi jangka panjang.

Pada masa ini sedang dikembangkan pengobatan penyakit usus buntu tanpa melalui operasi yaitu dengan konsumsi antibiotik. Namun penggunaan antibiotik masih harus diteliti lebih lanjut untuk mengetahui dampaknya secara jangka panjang.

Cara Mengobati Usus Buntu Secara Alami

Pengobatan usus buntu jika sudah mengalami gejala sakit perut yang hebat hanya bisa dilakukan melalui operasi dan konsumsi antibiotik. Jika sudah terdeteksi di tahap awal belum mencapai taraf parah, ada banyak cara untuk meredakan sakit usus buntu yaitu sebagai berikut:

1. Bawang

Bawang sebagai obat yang cukup efektif untuk meredakan usus buntu. Bawang juga membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi di usus.

➡ Baca Juga Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat

2. Timun dan buah bit.

Timun dan buah bit dapat mengurangi rasa sakit akibat usus buntu. Caranya yaitu konsumsi 300ml kombinasi jus wortel dan buah bit sehari dua kali. Kombinasi jus ini bermanfaat untuk kesehatan usus buntu

3. Kompres dengan kain

Untuk meredakan rasa sakit yang menyerang akibat usus buntu, letakkan kain yang lembab di atas perut sebagai pengompres.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Kaki Keseleo

4. Air putih

Minum air putih dalam jumlah yang cukup untuk kesehatan usus Anda. Konsumsi air putih yang cukup dapat memperlancar pencernaan.

5. Konsumsi gandum

Konsumsi gandum terutama gandum utuh sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Hal ini tentu akan membantu mengurangi infeksi apendik.

6. Daun kemangi

Daun kemangi bisa dikonsumsi untuk penderita usus buntu. Jika penderita usus buntu telah sembuh dari demam, baik untuk mengkonsumsi rebusan daun kemangi.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

7. Jahe dan pala

campuran jahe dan pala dapat dikonsumsi untuk meredakan rasa sakit akibat pembengkakan usus buntu. Jika rasa mual terus menerus datang konsumsi jahe sebagai pilihan. Olah jahe menjadi minuman hangat atau kunyah potongan kecil jahe.

8. Teh Fenugreek

Cegah penyakit usus buntu dengan konsumsi teh dari fenugreek secara teratur. Konsumsi teh fenigreek untuk mencegah akumulasi kotoran yang ada di usus dan lendir berlebih.

9. Susu

Susu baik untuk kesehatan. Selain itu, untuk mencegah pertumbuhan bakteri jahat di usus bisa dengan mengkonsumsi susu setiap hari. Ini berarti juga mengurangi risiko serta rasa sakit akibat usus buntu.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik Secara Alami

10. Teh Ginseng

The ginseng juga bisa dianjurkan dikonsumsi penderita usus buntu. Anda bisa mengonsumsi teh gingseng sehari dua kali untuk membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan di usus besar.

11. Konsumsi makanan berserat

Untuk menghindari konstipasi yang menyebabkan peradangan usus buntu, selalu tambahkan serat yang berasal dari buah segar maupun sayuran. Ini akan menghindarkan Anda dari usus buntu sekaligus mengurangi rasa sakit akibat apendik.

12. Madu dan jeruk lemon

Bagi Anda yang sudah didiagnosa terkena usus buntu maka disarankan untuk mengonsumsi madu dan jeruk lemon. Mengonsumsi madu dan jeruk lemon setiap hari akan mampu menjaga kelancaran sistem pencernaan sehingga apendik tidak semakin terinfeksi.

13. Daun mint

Daun mint membantu meredakan rasa sakit karena usus buntu. Setiap 3-4 jam sekali konsumsi air putih dengan ditambahkan 2-3 tetes mint essence.

Penyakit usus buntu dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh. Anda dapat mencoba langkah-langkah tersebut untuk meredakan gejala sakit dan pembengkakan usus. Jika memang langkah di atas tidak dapat membantu dan rasa sakit yang semakin parah, jangan ragu untuk mengunjungi dokter agar segera melakukan operasi sesuai saran dokter.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Luka Bakar

Komplikasi Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu yang tidak segera diobati berisiko untuk pecah dan berakibat fatal. Segera hubungi rumah sakit, jika sakit perut Anda mendadak makin parah dan menyebar ke seluruh perut. Hal ini mengindikasikan kemungkinan pecahnya usus buntu yang dapat memicu sejumlah komplikasi seperti:

Ini adalah peradangan peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding perut bagian dalam dan organ-organ yang ada di dalam rongga perut. Peradangan ini disebabkan oleh bakteri dari dalam usus buntu yang pecah.

Abses yaitu kantong kumpulan nanah yang terasa sakit. Komplikasi ini muncul sebagai usaha alami dari tubuh untuk mengatasi infeksi akibat usus buntu yang pecah.

Demikian sekilas informasi terkait dengan usus buntu dan cara pengobatannya dengan bahan alami. Semoga informasi ini membantu Anda untuk lebih mengenal dan memahami usus buntu agar Anda bisa menanganinya secara cepat dan tidak terlambat. Semoga informasi ini bermafaat bagi Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *