6 Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada Yang Terbukti Berhasil Dan Alami

Jerawat atau Acne vulgaris adalah penyakit kulit yang sering diderita oleh manusia. Jerawat dikarakteristikan dengan area kulit yang berwarna merah dan tonjolan kecil yang disebut papul. Papul jerawat memiliki tiga tipe yaitu tipe blackhead, tipe whitehead dan papul yang lebar yang disebut nodul.

Pada tipe blackhead jerawat berwarna hitam di atas tonjolannya karena akumulasi dari debris, bakteri dan lemak. Adapun untuk tipe whitehead, tidak terdapat warna hitam di atas tonjolannya dan sering disebut komedo. Jerawat yang parah ditandai dengan peradangan di sekitar kulit. Namun, bisa saja tidak timbul peradangan, hanya ditandai munculnya banyak jerawat. Jerawat dapat timbul di semua bagian tubuh kecuali telapak tangan dan telapak kaki karena pada daerah tersebut tidak ada kelenjar pilosebaseous atau kelenjar minyak.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

Kelenjar inilah dan bakteri yang mendasari terbentuknya jerawat. Pada umumnya, jerawat dapat muncul pada kulit wajah, bagian atas dada, dan punggung. Munculnya jerawat dipicu oleh infeksi bakteri, hormon androgen dan kurangnya higienitas kulit. Terapi jerawat bergantung pada seberapa parah jerawat yang timbul. Jerawat yang parah dapat timbul nanah sehingga terapi lokal saja tidak cukup untuk itu diperlukan terapi sistemik berupa obat oral.

Ratusan terapi alternatif jerawat tersebar di berbagai media internet yang masing-masing mengatakan bahwa terapi itu aman dan efektif. Penelitian-penelitian terkini mengenai terapi komplementer jerawat belum dapat menyimpulkan.

Namun ada beberapa studi awal yang memberikan sugesti bahwa terapi itu memberikan manfaat terhadap terapi jerawat. Beberapa cara menghilangkan jerawat di dada secara alami diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Madu manuka.

Madu ini berasal dari Selandia Baru di mana semak manuka tumbuh sangat banyak di sana. Madu manuka sangat dipromosikan secara luas sebagai terapi alami untuk jerawat. Terdapat sebuah penelitian mengenai efek anti bakteri dan efek penyembuhan luka yang cukup signifikan dengan menggunakan madu manuka.

➡ Baca Juga Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pada salah satu penelitian, peneliti mengobservasi bahwa perawatan luka dengan memberikan madu manuka telah diterapkan di rumah sakit dan klinik di dunia. Namun, cara kerja madu manuka sebagai terapi alami untuk jerawat tidak diketahui.

Mereka meneliti 3 jenis madu mengenai kemampuannya menekan radikal bebas, dan menemukan bahwa madu manuka yang paling efektif. Di internet, testimoni dari pasien bervariasi mulai dari berefek hingga tidak berefek setelah menggunakan madu ini. Hingga sekarang, tidak ada penelitian definitif yang menyetujui atau tidak menyetujui keefektifan madu manuka sebagai terapi alami jerawat

2. Teh hijau atau Camelia sinensis.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dua persen (2%) losion teh hijau secara topikal selama 6 minggu pada 20 pasien memperlihatkan dampak.

Penggunaan lotion tersebut pada pasien yang menderita jerawat ringan dan sedang memperlihatkan keefektifannya dalam menghilangkan jerawat dibandingkan sebelum menggunakan terapi ini. Flavonoid dalam teh hijau memiliki efek anti-jerawat karena efek antiseptiknya.

3. Pohon Legundi atau chaste tree.

Pohon ini digunakan sebagai bahan untuk jerawat yang timbul sebelum menstruasi. Ekstrak keseluruhan buahnya bekerja pada kadar hormon lutein dan hormon stimulasi folikel pada kelenjar pituitari. Juga mampu meningkatkan hormon progesteron dan mengurangi kadar hormon estrogen lewat mekanisme dopaminergik.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Wajah Berminyak

Selain itu juga menurunkan hormon prolaktin premenstual. Ekstrak ini juga memiliki efek anti jerawat, anti bakteri dan anti inflamasi. Komisi E Jerman merekomendasikan untuk menggunakan secara rutin ekstrak ini dengan dosis 40 mg. Efek samping ekstrak ini adalah gangguan pencernaan dan ruam kulit.

4. Minyak pohon teh.

Cara menghilangkan jerawat di dada menggunakan minyak pohon teh. Minyak ini adalah minyak esensial yang diekstraksi dari daun kecil pohon teh. Keamanan dan keefektifan minyak ini telah lama dipikirkan sebagai terapi alternatif jerawat. Pada tahun 1990 dilakukan sebuah penelitian terhadap 124 pasien jerawat.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

Beberapa diterapi dengan 5% minyak pohon teh berbasis gel dan yang lain diterapi dengan 5% benzoyl peroxide (BP adalah terapi umum jerawat di dunia kedokteran dan banyak ditemukan sebagai bahan obat jerawat). Penelitian ini menunjukkan bahwa minyak pohon teh tidak bekerja secepat benzoyl peroxide. Namun efek reduksi jerawat yang diberikan sama dengan benzoyl peroxide setelah 3 bulan pemakaian minyak ini.

Peneliti juga melaporkan efek samping yang lebih rendah pada penggunaan minyak, yaitu kulit kering, iritasi, gatal dan kulit panas. Terapi topikal dengan minyak pohon teh cukup aman bagi sebagian besar orang dewasa. Minyak ini mungkin dapat menimbulkan reaksi alergi kulit pada beberapa orang.

Reaksi ini dapat terjadi karena minyak ini teroksidasi setelah terpapar dengan udara. Minyak pohon teh tidak boleh digunakan secara oral karena dapat menimbukan reaksi beracun mulai dari ruam merah pada kulit hingga koma.

5. Tannin.

Zat ini memiliki sifat astringent alami. Selain itu, tannin memiliki efek anti inflamasi atau anti radang Tannin dapat diperoleh dengan mendidihkan campuran 5-10 gram ekstrak kulit kayu dari pohoh witch hazel, oak putih atau pohon walnut dalam satu gelas air.

Tannin dijual bebas secara komersil namun tidak dianjurkan untuk menggunakannya karena telah melewati proses penyulingan sehingga kandungan tannin hilang.

➡ Baca Juga Cara Membuat Sabun Mandi

6. Asam pada buah.

Asam sitrat, asam gliconic, asam gluconoactone, asam glycoli, asam malic dan asam tartaric. Kanduang asam ini dapat membantu membuang kulit yang sudah mati yang sering muncul pada pasien yang jerawat yang banyak.

Jerawat dapat muncul di bagian tubuh mana saja kecuali telapak tangan dan kaki karena itu terapinya sama untuk semua jerawat yang terletak di manapun. Banyak tanaman yang dapat digunakan untuk mengobati jerawat. Hampir semuanya memiliki efek anti bakteri, anti inflamasi dan pengelupas kulit mati.

Untuk jerawat pada tubuh, kebersihan higienitas badan perlu dijaga karena terdapat peran bakteri yang menimbulkan jerawat. Sering-seringlah mencuci tangan terutama setelah kontak dengan benda yang kotor. Gunakanlah baju yang dapat menyerap keringat dengan baik sehingga kulit tidak mudah teriritasi oleh keringat.

6 Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat Yang Harus Anda Tahu

Asam urat adalah suatu gangguan yang terjadi pada sendi, ditandai dengan rasa nyeri dan bengkak pada sendi Anda. Biasanya asam urat dialami oleh orang dengan usia antara 30 hingga 60 tahun dan lebih sering terjadi pada pria.

Asam urat bisa terjadi karena beberapa hal dan salah satu penyebabnya adalah karena kolesterol yang tinggi dan meningkatnya kadar purin dalam tubuh. Pola makan yang tidak sehat bisa menyebabkan kadar kolesterol dalam tubuh meningkat sehingga menyebabkan asam urat.

Berikut ini adalah beberapa jenis makanan pantangan asam urat yang harus dihindari:

1. Makanan tinggi lemak

Mengurangi lemak dalam tubuh bisa membantu membersihkan darah dan asam urat. Makanan yang mengandung kadar lemak yang tinggi seperti gorengan, susu tinggi lemak, makanan dengan bahan dasar keju dan lain sebagainya.

Walaupun tidak mengalami masalah dengan gangguan asam urat, namun tetap saja Anda harus menghindari makanan yang tinggi lemak. Hal ini karena tidak baik bagi kesehatan jantung dan juga tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi orang yang sedang dalam upaya menurunkan berat badan.

➡ Baca Juga Buah Untuk Menurunkan Darah Tinggi

2. Sayuran jenis tertentu

Sebetulnya sayuran memang baik bagi tubuh, namun ada beberapa jenis sayuran yang harus dihindari untuk mencegah timbulnya asam urat. Tingginya kadar purin bisa menyebabkan timbulnya asam urat.

Di bawah ini adalah beberapa sayuran yang disarankan untuk tidak terlalu sering dikonsumsi, maksimal dua porsi sayuran dalam seminggu:

  • Seringkali Anda mendapatkan menu sayur kangkung dalam sajian menu makanan Anda. Namun, tahukah Anda bahwa mengonsumsi kangkung secara berlebihan ternyata dapat menimbulkan risiko penyakit asam urat.
  • Biji melinjo. Anda pasti pernah menikmati gurihnya emping sebagai cemilan di saat santai. Anda juga pasti sudah mengenal biji melinjo sebagai bahan utama pembuatan emping. Namun tahukah Anda bahwa kadar purin dalam biji melinjo cukup tinggi dan bisa mengakibatkan timbulnya penyakit asam urat. Dalam sajian 100 gram emping, mengandung 50 hingga 150 mg zat purin.
  • Semangkuk sup asparagus hangat di pagi hari memang nikmat namun terlalu banyak konsumsi asparagus tidak baik bagi penderita asam urat karena sayuran ini merupakan salah satu sayuran dengan kadar purin yang cukup tinggi.

3. Daging

Walaupun daging dapat diolah menjadi berbagai masakan yang lezat dan enak, namun tahukah Anda bahwa beberapa jenis daging mengandung kadar purin yang cukup tinggi yang harus dihindari karena bisa meningkatkan risiko asam urat. Beberapa jenis daging yang harus dihindari adalah:

  • Daging domba. Selain kadar purin yang tinggi yang bisa menyebabkan asam urat, daging domba juga tidak disarankan bagi orang dengan golongan darah A karena bisa menimbulkan risiko kanker usus.
  • Daging sapi. Banyak orang menyukai masakan olahan dari daging sapi. Anda bisa mendapatkan steak, sate, rendang dan masakan lain yang lezat dan menggugah selera. Namun, konsumsi masakan daging sapi sebaiknya dikurangi karena mengandung purin yang tinggi. Selain dagingnya, konsumsi hati, lidah dan jeroan sapi juga harus dibatasi.
  • Kalkun merupakan salah satu jenis unggas yang tidak disarankan bagi penderita asam urat.
  • Dalam sajian 100 gram angsa mengandung sekitar 165 mg zat purin. Kandungan purin yang tinggi tersebut menjadikan angsa salah satu makanan yang harus dihindari karena menyebabkan risiko asam urat.
  • Selain kalkun dan angsa, jenis unggas lain yang harus dihindari adalah ayam. Selain mengandung kadar lemak yang tinggi, daging ayam mengandung kadar purin yang tinggi sebagai penyebab dari asam urat. Anda juga tidak disarankan untuk mengonsumsi kulit ayam dan bagian dadanya.

➡ Baca Juga Cara Mengencangkan Perut

4. Makanan laut

Beberapa orang menyukai makanan laut atau yang biasa kita kenal dengan sea food. Rasanya yang gurih dan lezat memang sesuai dengan lidah orang Indonesia. Sebut saja udang, lobster kakap dan lain sebagainya. Apalagi jika kita sedang berlibur di pantai akan banyak sekali kita temui warung- warung yang ramai dengan olahan seafoodnya.

Namun, mengonsumsi makanan laut pun harus dibatasi karena beberapa di antaranya mengandung kadar purin yang cukup tinggi. Berikut daftar makanan pantangan asam urat yang termasuk kategori seafood:

  • Kerang adalah salah satu makanan laut yang mengandung lemak jenuh yang tinggi. Kadar lemak tersebut bisa menyebabkan potensi asam urat pada tubuh.
  • Ikan haring. Ikan haring merupakan salah satu jenis makanan penyebab risiko asam urat. Mengonsumsi ikan haring berlebihan bisa menyebabkan peradangan pada sendi.
  • Udang adalah salah satu makanan laut yang menjadi masakan andalan restoran dan warung-warung makan seafood. Namun, udang masuk ke dalam kategori makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat karena mengandung kadar lemak yang tinggi yang bisa meningkatkan risiko asam urat.
  • Ikan kakap. Ikan kakap merupakan sajian yang lezat dan nikmat dengan olahan kakap bakar maupun kakap goring. Namun, kadar purin yang tinggi yang terdapat pada ikan kakap menjadi alasan mengapa konsumsi ikan ini harus dibatasi. Kita dapat menemukan sebanyak 160 mg kandungan purin dalam sajian 100 gram ikan kakap.

5. Alkohol

Walaupun tidak terkait dengan gangguan asam urat, mengonsumsi alkohol memang tidak disarankan untuk kesehatan. Dengan mengonsumsi alkohol tersebut dapat memperburuk kondisi hati.

➡ Baca Juga Cara Membentuk Otot Perut

Dalam kaitannya dengan asam urat, mengonsumsi alkohol bisa menyebabkan meningkatnya produksi purin, sedangkan alkohol sendiri merupakan minuman yang mengandung kadar purin yang tinggi, seperti bir.

6. Ragi

Ragi seringkali diperlukan bagi beberapa jenis makanan, contoh paling mudahnya adalah tape dan roti. Ragi termasuk makanan yang mengandung kadar purin tinggi sehingga harus dihindari.

Demikian tadi adalah daftar makanan pantangan asam urat yang harus dihindari untuk mencegah risiko timbulnya penyakit asam urat. Semoga bermanfaat bagi Anda dan sehat selalu.

5 Cara Menumbuhkan Rambut Bayi Serta Menebalkannya 100% Alami

Orang tua tentunya selalu menginginkan segala yang maksimal untuk anaknya. Baik dari segi nutrisi, pertumbuhan fisik, maupun perkembangan sensorik dan motoriknya. Khusus untuk perkembangan fisiknya, salah satu bagian tubuh yang juga banyak menjadi perhatian bagi orang tua adalah rambut. Orang tua mana yang tidak menginginkan bayinya memiliki rambut yang hitam lebat, tebal, sehat mengembang, bahkan berkilau. Beberapa orang tua bahkan mempersiapkan nutrisi terbaik semenjak bayinya masih berada di dalam kandungan demi mendapatkan bayi yang memiliki rambut sehat.

Banyak mitos yang beredar di masyarakat terkait dengan rambut bayi. Ada yang mengatakan bahwa jika menginginkan rambut yang lebat pada bayinya ketika lahir nanti, sang ibu harus rajin mengkonsumsi kacang hijau terutama air rebusannya. Selain itu ada pula yang menyarankan agar seorang ibu yang sedang mengandung hendaknya rutin mengkonsumsi air kelapa, agar ketika sang bayi lahir nanti memiliki rambut yang bersih dan sehat.

Mungkin ada sebagian orang yang memercayai mitos tersebut, namun tak jarang pula orang yang tidak percaya. Kenyataannya, memang ada yang terbukti bahwa mitos tersebut benar, dan ada pula yang ternyata selama kehamilan terus menerus mengkonsumsi kacang hijau dan air kelapa namun rambut sang bayi tetap tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Perlu diketahui bahwa pertumbuhan rambut bayi tidak bergantung pada mitos yang beredar. Pertumbuhan rambut bayi bergantung pada berbagai faktor seperti: genetik atau keturunan, nutrisi (baik selama bayi masih di dalam kandungan maupun ketika bayi sudah lahir), faktor lingkungan, dll. Kalaupun dengan mengkonsumsi kacang hijau dan air kelapa dapat memengaruhi pertumbuhan rambut bayi sejak dalam kandungan, hal itu terjadi karena kandungan yang terdapat di dalam kacang hijau dan air kelapa tersebut.

Selain itu, juga didukung oleh berbagai faktor lain sehingga rambut bayi ketika lahir pun menjadi sehat. Walaupun banyak faktor yang memengaruhi, namun jika orang tua ingin merawat rambut bayinya agar tumbuh lebih sehat, maka lakukan beberapa cara menumbuhkan rambut bayi berikut ini:

1. Cukupkan Nutrisi Sang Bayi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, nutrisi memegang peranan penting dalam pertumbuhan rambut bayi. Oleh karena itu, jika sang ibu menginginkan rambut bayinya tumbuh sehat maka akan lebih baik jika semenjak dalam kandungan, ibu mengonsumsi makanan yang padat gizi. Asupan serat, vitamin, juga zat besi perlu diperhatikan karena sangat dibutuhkan untuk kesuburan rambut bayi.

Ketika bayi sudah lahir dan masih dalam masa ASI Ekslusif (0-6 bulan) maka peranan gizi dari dalam diri ibu masih sangat penting. Artinya, pada masa ini seorang ibu tetap harus mengonsumsi makanan yang bergizi agar kandungan nutrisinya dapat tersalurkan pada sang bayi melalui ASI. Namun, ketika bayi sudah berusia lebih dari 6 bulan maka gizi bayinya sendirilah yang wajib dipenuhi. Berilah makanan dan minuman yang bergizi karena akan dapat mempercepat dan menyuburkan pertumbuhan rambut pada bayi. Beberapa asupan seperti kacang kedelai, kacang hijau, ikan, telur, buah-buahan, dan sayur-sayuran adalah pilihan makanan yang sangat baik untuk pertumbuhan rambut bayi.

2. Gunakan Lidah Buaya

Jika kandungan nutrisi terasa sudah tercukupi namun pertumbuhan rambut bayi masih dirasa kurang maka orang tua dapat mencoba menggunakan lidah buaya sebagai nutrisi tambahan. Seperti yang telah kita ketahui, lidah buaya banyak dimanfaatkan oleh berbagai produk kesehatan rambut seperti shampo. Dan memang terbukti bahwa tanaman lidah buaya ini dapat menyuburkan dan menebalkan rambut, baik rambut orang dewasa maupun rambut bayi. Untuk membantu menumbuhkan rambut bayi, cukup siapkan tanaman lidah buaya secukupnya dan ambil dagingnya.

Caranya adalah sebagai berikut:

  • Lidah buaya dapat digunakan sendiri ataupun dicampurkan dengan madu.
  • Oleskan lidah buaya ini ataupun yang telah dicampurkan dengan madu pada kulit kepala bayi
  • Diamkan selama kurang lebih 20 menit
  • Lalu bilas sampai bersih menggunakan shampo bayi
  • Gunakan lidah buaya secara teratur agar hasilnya signifikan.

3. Gunakan Minyak Kemiri

Ramuan berikutnya yang dapat membantu menumbuhkan rambut bayi adalah minyak kemiri. Rupanya selain untuk memasak, kemiri juga dapat berguna untuk menumbuhkan rambut pada bayi dan bahan ini sudah dipercaya sejak lama karena memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik. Penggunaan minyak kemiri sudah banyak terbukti dan ampuh menumbuhkan rambut bayi yang tipis dan dapat memacu pertumbuhan rambut bayi menjadi lebih subur. Untuk menggunakannya pada bayi, Anda dapat membeli minyak kemiri yang siap pakai sehingga dapat langsung dioleskan pada kulit kepala bayi.

Namun selain itu, Anda juga bisa membuatnya sendiri dengan cara:

  • Parut beberapa butir kemiri hingga halus.
  • Tambahkan air ke dalam parutan kemiri tersebut.
  • Kemudian peras hingga mendapatkan hasil perasan yang bening.
  • Simpan selama 24 jam, lalu goreng hasil perasan tadi hingga menghasilkan minyak kemiri. Minyak kemiri pun siap digunakan.

4. Gunakan Seledri

Bahan selanjutnya yang dipercaya dan telah terbukti dapat menumbuhkan rambut bayi adalah seledri. Selain untuk pelengkap masakan, seledri ternyata mampu menutrisi kulit kepala bayi sehingga dapat memacu pertumbuhan rambut yang sehat dan rambut akan menjadi terawat. Menggunakan seledri untuk menumbuhkan rambut bayi juga mudah dilakukan.

Caranya:

  • Cukup sediakan beberapa lembar seledri
  • Haluskan dengan menggunakan blender tanpa menambahkan air
  • Setelah semua daunnya hancur, oleskan seledri pada kulit kepala bayi secara merata sembari dipijat secara perlahan.
  • Lakukan rutin 2 kali sehari untuk hasil yang lebih maksimal.

5. Gunakan Madu

Madu sudah dikenal sebagai bahan makanan yang kaya manfaat dan dapat dicampur dengan beberapa bahan lain untuk agar menjadi sebuah ramuan yang sangat berkhasiat. Untuk rambut bayi pun madu punya manfaatnya tersendiri yaitu dapat membantu menyuburkan rambut serta menjaga dan menutrisi kulit kepala bayi sehingga dapat memacu pertumbuhan rambut yang lebih tebal dan lebat. Menggunakan madu untuk menumbuhkan rambut bayi pun sangat mudah dilakukan. Cukup oleskan madu secara langsung pada kulit kepala bayi sembari dipijat. Lakukan ini secara teratur agar hasilnya lebih optimal.

Itulah beberapa cara menumbuhkan rambut bayi maupun merawat rambut bayi yang tipis agar terlihat lebih tebal dan sehat. Apapun jenis perawatan yang akan dipilih tetap perhatikan asupan nutrisi sang bayi, karena semuanya berawal dari nutrisi. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan selamat mencoba!

10 Cara Memutihkan Kuku Agar Terlihat Bersih Dan Sehat Dengan Mudah

Apakah Ada memiliki permasalahan dengan warna kuku Anda? Misalnya warna kuku kekuningan, tampak seperti Anda baru saja memegang bumbu kuning. Kondisi ini biasanya disebabkan karena infeksi jamur atau bisa juga karena Anda tidak pernah merawat kuku sama sekali.

Berikut ini adalah 10 cara memutihkan kuku yang kekuningan agar bisa kembali seperti warna kuku yang sehat.

1. Menggunakan pasta gigi

Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk agar kuku bisa kembali putih secara alami adalah dengan menggunakan pasta gigi. Yang harus Anda siapkan adalah sikat gigi yang sudah tidak terpakai dan pasta. Oleskanlah pasta ke atas kuku, kemudian sikat menggunakan sikat gigi yang sudah disiapkan. Lakukanlah beberapa menit dengan lembut. Jika ada baking soda, Anda juga bisa menambahkan baking soda ke pasta yang akan di oleskan. Lakukan dengan rutin agar kuku Anda bisa putih alam dengan cepat.

2. Menggunakan campuran lemon dan baking soda

Cara selanjutnya adalah dengan memanfaatkan campuran lemon dan bakingsoda. Pertama, Anda siapkan dulu 1 buah lemon kemudian peras ke dalam mangkuk plastic, lalu tambahkan baking soda untuk kue, aduk rata sampai teksturnya menyerupai pasta. Jika sudah selesai, Ada bisa mengoleskan pasta lemon dan soda keatas kuku-kuku Anda, kemudian gosok menggunakan sikat gigi. Namun, jika Anda memiliki luka pada kuku sebaiknya jangan menggunakan cara ini, karena lemon malah akan membuat luka terasa perih.

3. Campuran 3% Hydrogen Peroxide dan banking soda

Selanjutnya Anda juga bisa mencampurkan 3% hydrogen peroxide dengan baking soda, dan aduk hingga teksturnya seperti pasta, diamkan selama setengah menit, cuci kuku Anda kemudian oleskan campuran bahan tersebut ke atas kuku Anda. Diamkanlah selama 5-10 menit. Jika sudah mengering, Anda bisa membilas kuku menggunakan air hangat, dengan begitu kuku bisa semakin putih alami.

4. Tea tree oil

Beberapa orang mungkin memiliki masalah kuku yang menguning diakibatkan karena infeksi jamur, dan tea tree oil adalah salah satu bahan yang bisa mengatasi masalah tersebut. Anda bias mengembalikan kuku menjadi putih karena tea tree oil adalah fungisida alami dan mempunyai kandunga antioksidan. Selain itu, sifat anti mikroba di dalamnya juga bisa membantu Anda untuk melawan terjadinya infeksi pada kuku sehingga bisa kembali sehat dan putih.

Caranya juga cukup mudah, Anda tinggal oleskan saja tee tree oil murni ke kuku Anda, kemudian diamkan beberapa menit. Jika sudah sedikit mengering, Anda bisa membilasnya menggunakan air hangat. Jika ingin mendapatkan hasil lebih cepat, Anda bisa melakukannya dengan rutin minimal sehari 2 kali.

5. Menggosokan kulit jeruk pada kuku

Saat Anda sedang mengkonsumsi jeruk sebaiknya jangan dibuang kulitnya karena sangat bagus untuk memutihkan kuku Anda. Tidak hanya di dalam buahnya saja, vitamin C di dalam kulit jeruk sangat tinggi dan bisa menghilangkan kekuningan di kuku Anda. Caranya, ambil kulit jeruk, kemudian gosokan ke kuku Anda dengan rutin. Ini akan sangat membantu. Selain putih, kuku Anda juga akan wangi jeruk.

6. Merendam kuku dalam olahan buah berry

Selanjutnya Anda juga bisa memanfaatkan kandungan desinfektan dari buah berry yang cukup kuat dan sangat efektif bisa membuat kuku Anda kembali putih. Apalagi jika kuku berwarna kuning akibat jamur. Cara penggunaanya sangat mudah, Anda siapkan buah berry kemudian hancurkan dan tambahkan dengan semangkuk air hangat. Atau yang lebih praktis Anda bisa membeli teh buah berry yang sudah jadi. Jika ramuan sudah siap, Anda bisa merendam kuku selama 15-20 menit. Setelah itu baru bilas menggunakan air hangat. Lakukanlah perawatan kuku ini dengan rutin agar kandungannya bisa bekerja secara maksimal.

7. Cuka apel

Cuka apel sudah cukup banyak dimanfaatkan untuk berbagai masalah kesehatan, dan sekarang kamu bisa memanfaatkannya juga untuk memutihkan kuku Anda. Kandungan malat dan asam asetat yang ada di dalam cuka sari apel akan semakin membantu Anda untuk mengubah warna kuku yang tadinya kuning jadi putih. Selain itu sifat anti jamur cuka apel akan mengatasi masalah infeksi pada kuku karena jamur.

Cara pengaplikasiannya juga tidak terlalu sulit. Pertama, Anda siapkan dulu cuka apael, kemudian campurkan satu setengah cangkur cuka apel dengan sebaskom kecil ari harngat. Selanjutnya, rendamlah kuku-kuku Anda di dalam campuran cuka dan air hangat selama kurang lebih 15-20 menit. Jika sudah selesai, Anda bisa membasuhnya meggunakan air hangat. Lakukan cara ini dengan rutin jika Anda menginginkan hasil yang terbaik.

8. Listerine

Listerine biasanya digunakan beberapa orang untuk berkumur dan memutihkan giginya. Namun, selain gigi ternyata Listerine juga cukup ampuh jika digunakan untuk memutihkan kuku akibat dari infeksi jamu. Beberapa kandungan aktif yang ada di dalam Listerine antara lain mentol, eucalyptol, metil salisilat dan thymol, semua kandungan tersebut merupakan anti jamur yang cukup ampuh.

Cara memanfaatkannya, pertama Anda siapkan dulu Listerine, kemudian tuangkan ke dalam wadah kecil. Masukanlah kuku Anda ke dalamnya, diamkan selama setengah jam, setelah itu baru Anda bisa mencuci kuku dengan air hangat. Anda bisa melakukan ini selama 1 minggu sekali. Jangan kaget, mungkin nanti Anda akan melihat kuku disekitar kulit Anda mulai berubah menjadi hijau, namun lama kelamaan juga akan hilang.

9. Minyak zaitun

Minyak zaitun sudah sangat terkenal akan khasiatnya, untuk rambut, kulit bahkan untuk memutihkan kuku secara alami. Berbagai macam kandungan yang ada di dalam minyak zaitun bisa membantu Anda membersihkan noda yang ada pada kuku, selain bisa kembali putih, kuku juga bisa terlihat mengkilap seperti sudah melakukan perawatan di salon.

Cara menggunakan minyak zaitun untuk kuku juga tidak terlalu sulit. Pertama, Anda siapkan dulu minyak zaitun, tuangkan ke dalam wadah. Siapkan juga kuas kecil. Bersihkan kuku, kemudian oleskan minyak zaitun menggunakan kuas. Diamkanlah sampai minyak zaitunnnya mengering, kemudian bilas menggunakan air hangat.

10. Kulit pisang

Selain kulit jeruk, kulit pisang juga bisa Anda manfaatkan sebagai salah satu bahan alami untuk membuat kuku Anda putih kembali. Cara pengaplikasiannya pun tidak sulit, Anda tinggal menyiapkan kulit pisang, kemudian gosokkan ke kuku Anda, lakukan selama beberapa menit. Lakukanlah secara berulang kali agar kuku Anda bisa kembali putih dan terlihat lebih sehat.

Itulah 10 cara memutihkan kuku yang kekuningan. Kuku yang terlihat bersih, warnanya alami serta mengkilap akan terlihat sangat sehat dan menunjang penampilanmu lebih baik. Karena kalau kuku Anda kuning, kemungkinan Anda juga tidak akan percaya diri. Anda bisa memiliki cara mana yang paling cocok dan paling mudah untuk perawatan kuku yang Anda lakukan di rumah.

5 Cara Membuat Lulur Alami Untuk Perawatan Kulit

Setiap wanita pasti suka menggunakan lulur untuk menghilangkan daki dan membuat kulit lebih halus. Lulur bisa saja diperoleh dari produk komersial, namun tentunya lulur yang dijual di pasaran sudah dicampur dengan bahan-bahan yang tidak lagi murni alami.

Jika Anda lebih suka menggunakan bahan-bahan alami sehingga kesegaran kulit terjaga, berikut cara membuat lulur dengan beberapa contoh berikut.

1.Lulur Kopi

Kopi adalah salah satu bahan yang sangat populer untuk dijadikan scrub atau lulur. Pasalnya, kopi memiliki sifat yang mampu mengelupas kulit mati, sehingga kulit pun akan terasa lebih bersih dan halus setelah digosok menggunakan lulur kopi.

Selain itu, kopi juga mengandung kafein, yang walaupun kurang begitu baik efeknya jika diminum, ternyata bermanfaat besar bagi kulit karena mampu mengencangkan kulit dan mengurangi selulit.

Jika diaplikasikan ke daerah sekitar mata, kafein dalam kopi juga mampu mengurangi mata bengkak dengan cara mengatur pembuluh darah agar tidak terjadi peradangan. Kafein juga sangat kaya akan antioksidan yang mampu melawan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan pada kulit wajah, bercak hitam karena terpapar sinar matahari, dan garis-garis halus.

Cara Membuatnya:

Lakukan hal berikut untuk menggunakan lulur kopi:

  • Siapkan setengah cangkir gula, 3 sdm minyak zaitun, dan 2 cangkir bubuk kopi.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu dan aduk hingga merata.
  • Terlebih dahulu basuhlah kulit dengan air hangat untuk membuka pori-pori kulit sehingga lebih mudah mengangkat kulit mati.
  • Gosokkan lulur kopi setelahnya, usahakan lakukan dengan gerakan tangan melingkar dan diberikan sedikit tekanan untuk mengangkat kulit mati.
  • Bilas lulur dengan air dingin dan keringkan. Rasakan kelembutan setelah menggunakannya.

2. Lulur Madu

Madu memang sudah teruji berbagai manfaatnya untuk kulit. Madu murni memiliki sifat anti bakteri sehingga jika digunakan pada kulit dapat mencegah timbulnya jerawat yang disebabkan oleh bakteri. Selain itu, madu juga kaya akan antioksidan yang memperlambat laju penuaan pada kulit.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Keriput

Madu juga mampu melembutkan dan menghauskan kulit, juga membuat kulit lebih bersinar. Jika Anda merasa kulit Anda termasuk tipe yang kering, maka lulur madu ini sangat cocok untuk digunakan.

Berikut langkah-langkah untuk membuat lulur madu:

  • Siapkan tiga perempat cangkir madu, 1 sdm minyak jojoba, 1 sdm vanila bubuk, dan 1 cangkir gula.
  • Campurkan vanila dan gula, kemudian perlahan-lahan tambahkan minyak dan madu sehingga membentuk lulur. Aduk hingga merata.
  • Terlebih dahulu basahi kulit dengan air hangat sebelum menggunakan lulur madu.
  • Gosok lulur madu di seluruh bagian tubuh sambil dipijat lembut.
  • Bilas dengan air hangat hingga bersih, kemudian keringkan tubuh.

3. Lulur Kelapa

Kelapa merupakan salah satu tanaman khas negara tropis seperti Indonesia. Seluruh bagian tanaman kelapa dapat dimanfaatkan, termasuk minyak kelapa yang mampu dimanfaatkan menjadi lulur kelapa. Minyak kelapa mengandung asam laurat yang sangat baik untuk kulit sebagai zat anti bakteri, sehingga ketika dijadikan lulur, mampu mencegah serangan bakteri ke dalam pori-pori kulit.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

Selain itu, minyak kelapa juga sangat kaya akan vitamin E yang sangat baik untuk kesehatan kulit, memperbaiki sel kulit yang rusak, menjaganya tetap lembut dan mencegah timbulnya kerutan. Dalam 100 gram minyak kelapa, terkandung sekitar 0,1 mg vitamin E dengan manfaatnya tersebut.

Langkah-Langkah Membuat Lulur Kelapa:

  • Siapkan setengah cangkir minyak kelapa, setengah sdt ekstrak kelapa, 3 sdm bubuk kakao tawar, 1 cangkir gula merah, dan 1 sdt vanila.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu, aduk sehingga lulur tercampur merata.
  • Simpan lulur di dalam wadah sehingga mudah disimpan jika berlebih jumlahnya.
  • Gosokkan lulur sebelum mandi, pijat-pijat kulit dengan menggunakan lulur kelapa. Balurkan ke seluruh bagian kulit sehingga terasa kulit lebih lembut.
  • Mandi dan bilas lulur dengan sabun mandi.

4. Lulur Almond

Kacang almond mengandung vitamin E yang sangat baik untuk kulit. Dengan lulur almond, Anda dapat mencegah berbagai kerusakan kulit karena terpapar sinar matahari. Almond juga kaya akan protein dan vitamin yang mampu membuat kulit lembab serta melembutkannya. Selain itu, almond juga mampu membuat kulit lebih berkilau serta memperbaiki kerusakan jaringan kulit.

Cara Membuat Lulur Almond:

  • Siapkan setengah cangkir garam, seperempat esktrak almond, setengah cangkir minyak almond, setengah cangkir bubuk kopi, dan setengah cangkir gula merah.
  • Masukkan semua bahan ke dalam wadah yang mencukupi. Kemudian aduk hingga merata.
  • Tambahkan salah satu bahan jika Anda kurang puas dengan hasilnya, hingga membentuk lulur dengan kekentalan yang pas.
  • Gunakan lulur almond sebelum mandi. Gosokkan ke seluruh bagian kulit.
  • Lakukan rutin sebanyak paling tidak 2 minggu sekali.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Alpukat

5. Lulur Lemon

Berbagai manfaat lemon sudah tidak asing lagi untuk kulit, dari mulai mencegah timbulnya komedo, mencerahkan kulit dengan vitamin C yang dikandungnya, serta merupakan sumber antioksidan untuk menangkal radikal bebas yang menyerang jaringan kulit dan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dini.

➡ Baca Juga Masker Untuk Kulit Berminyak

Lemon juga sangat tepat digunakan untuk Anda yang memiliki warna kulit kurang merata untuk meningkatkan produksi kolagen sebagai protein yang merangsang pembentukan pigmen kulit.

Langkah-Langkah Membuat Lulur Lemon:

  • Siapkan setengah sdt parutan lemon, setengah cangkir garam laut, dan setengah cangkir minyak almond.
  • Campurkan semua bahan menjadi satu, dan minimalisir adanya air untuk menghindari garam larut terlalu banyak.
  • Simpan lulur lemon di wadah yang bisa tertutup rapat.
  • Gunakan lulur sebelum mandi dengan mengoleskannya ke seluruh tubuh sambil digosok.
  • Lakukan rutin paling tidak seminggu sekali.

Demikianlah 5 bahan yang dapat Anda gunakan sebagai cara membuat lulur. Anda bisa memilihnya sesuai dengan ketersediaan bahan yang ada di lingkungan tempat Anda tinggal serta tujuan penggunaan lulur. Selamat mencoba!